KUTACANE – Tim atlet putra Aceh yang bertanding di cabang olahraga arung jeram nomor Down River Race (DRR) R-6 Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut, di Ketambe, Aceh Tenggara, berhasil menyabet medali emas, Kamis, 11 September 2024.

Atlet Aceh mendapatkan emas setelah mencatatkan waktu tercepat 20 menit 45,05 detik setelah menempuh jarak sekitar 4 Km. Mereka menyisihkan atlet Sumatera Utara yang finish tercepat kedua dengan selisih 13,92 detik.

Sementara Kalimantan Selatan harus puas mendapat perunggu, usai finish di posisi ketiga dengan catatan waktu 21 menit 12,10 detik.

Atlet Aceh sebenarnya menempati start kedua setelah Sumatera Barat. Namun, tim Aceh mampu melampaui hingga terdepan dalam catatan waktu.

Sumatera Barat harus puas di peringkat keempat karena mencapai finish 21 menit 38,60 detik.

[Tim regu putri Aceh arung jeram. Foto: Supardi]

Sementara itu, atlet arung jeram putri dari Sumatera Utara berhasil menyabet medali emas di nomor Down River Race (DRR) R-6. Mereka menyisihkan catatan waktu Aceh yang menempati posisi tercepat kedua dan mendapat medali perak. Tim putri Sumatera Utara menghasilkan waktu 22 menit 17,74 detik untuk mengunci medali emas.

Sementara tim putri Aceh mencapai finish 22 menit 35,02 detik. Tempat ketiga dan berhak atas perunggu adalah Kalimantan Timur dengan waktu 22 menit 51,95 detik. Sama dengan kategori putra mendapat posisi ketiga katagori DRR R-6.

Perlombaan nomor DRR R-6 kategori putra dan putri ini diikuti atlet dari tujuh provinsi yaitu Aceh, Sumatera Utara, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Sumatera Selatan, Jambi, dan Kalimantan Timur.

Pj. Bupati Aceh Tenggara, Syakir, yang ikut memantau langsung perlombaan hari pertama cabor arung jeram mengaku terharu saat mengetahui atlet Aceh meraih medali emas.

“Saya terharu akhirnya emas pertama arung jeram bisa diraih oleh Aceh. Bangga, karena kami sebagai tuan rumah turut ikut menyumbangkan medali emas,” ucap Syakir.

Sebelumnya, pertandingan arung jeram PON XXI Aceh-Sumut di Aceh Tenggara sempat ditunda sementara. Pasalnya, debit air Sungai Alas Ketambe naik.

“Semestinya perlombaan dilaksanakan pada pukul 09:00 WIB. Akan tetapi jadwal tersebut ditunda akibat semalam debit air sungai naik hingga sekarang,” kata Ketua Panitia PON Arung Jeram Aceh, Hasballah, Kamis, siang.[](Supardi)