SUBULUSSALAM – Kerusakan badan jalan nasional tepatnya di Desa Cepu, Kecamatan Penanggalan, Kota  Subulussalam semakin parah akibat longsor terus terjadi dalam beberapa bulan terakhir.

Amatan portalsatu.com/, Sabtu, 24 Maret 2018, titik longsor berada di sebelah kanan arah menuju Medan terus melebar dengan kedalaman belasan meter sehingga berbentuk jurang besar. 

Kondisi ini mengancam keselamatan para pengguna jalan, akibat ruas badan jalan semakin sempit atau tinggal separuh lagi. Posisi jurang itu sebelumnya daerah pemukiman penduduk. Di sana terdapat dua rumah, akhirnya terpaksa dibongkar akibat longsor.

Kini, dua rumah warga kembali dibongkar karena longsor sudah menempel dengan rumah penduduk. Pemilik rumah terpaksa pindah ke tempat lebih aman.

Tidak hanya rumah penduduk, tiang listrik milik PT PLN  Cabang Kota Subulussalam juga terancam jatuh ke dasar jurang. Pihak PLN pun berencana memindahkan tiang tersebut sebelah kiri arah Medan.

Di lokasi tersebut terdapat dua titik longsor sangat parah sehingga berbentuk jurang besar. Longsor berpotensi kembali terjadi mengingat tanah di bagian bawah aspal terus melengkung karena terkikis air hujan.

Sepintas dari kejauhan kondisi aspal di badan jalan yang tinggal separuh itu masih terlihat utuh, tapi jika mendekat tampak retak sehingga berpotensi longsor susulan. Para pengguna jalan diminta waspada saat melintasi kawasan Cepu, terutama saat musim hujan.[]