BANDA ACEH – Baitul Mal Aceh (BMA) mulai menyalurkan santunan Ramadan diperuntukkan kepada 4.000 keluarga miskin di Kabupaten Aceh Besar senilai Rp800 ribu per mustahik.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala BMA, Dr. Armiadi Musa, M.A., mengatakan bantuan ini program rutin Baitul Mal Aceh setiap tahun dalam bulan Ramadan. Program ini dibuat mengingat pada bulan puasa kebutuhan masyarakat meningkat. “Dengan adanya bantuan konsumtif seperti ini dapat membantu meringankan beban ekonomi keluarga miskin di bulan Ramadan,” kata Armiadi di sela-sela penyerahan secara simbolis di Gampong Bira Cot, Montasik, Aceh Besar, Jumat, 1 Mei 2020.
Armiadi menambahkan, bantuan ini juga sebagai bentuk kepedulian sosial Pemerintah Aceh melalui Baitul Mal terhadap keluarga kurang mampu. Untuk progam ini, Baitul Mal Aceh menganggarkan dana dari sumber zakat senilai Rp3,2 miliar.
Mekanisme pengambilan data calon penerima bantuan ini, pihak Baitul Mal menyurati geuchik gampong untuk dikirimkan nama-nama keluarga miskin. Sedangkan proses penyaluran bantuan langsung dikirimkan ke rekening masing-masing mustahik. “Pihak amil Baitul Mal Aceh tidak memegang uang karena langsung masuk ke rekening penerima,” ungkap Armiadi.
Armiadi berharap para mustahik mendoakan para muzakki agar rezekinya lebih banyak lagi dan berkah rezeki sehingga terus dapat meningkatkan manfaat bagi umat. Mustahik agar ke depan tidak lagi menjadi penerima zakat, tetapi pembayar zakat.
“Semoga bantuan ini dapat digunakan sebaik mungkin dan dibelanjakan untuk hal-hal yang bermanfaat. Belanjalah keperluan-keperluan yang mendesak seperti kebutuhan pokok sehari-hari, jangan digunakan untuk membeli rokok,” tegasnya.
Penyerahan bantuan secara simbolis tersebut dihadiri Kepala Sekretariat BMA, Rahmad Raden, dan Kepala Baitul Mal Kabupaten Aceh Besar, Zamri A. Rafar.
Kepala Sekretariat BMA, Rahmad Raden, mengatakan selain bantuan ini, Baitul Mal Aceh juga masih memiliki banyak program pemberdayaan ekonomi masyarakat dalam bentuk zakat produktif di beberapa kabupaten/kota se-Aceh. Di antaranya, pemberian modal usaha kepada keluarga miskin yang punya usaha dan mau berusaha keluar dari kemiskinan, beasiswa, dan gampong produktif.
“Bahkan, Baitul Mal Aceh punya program santunan fakir-uzur seumur hidup yang bantuannya diberikan setiap bulan, pemberian beasiswa penuh tahfiz quran, beasiswa penuh anak mualaf,” pungkas Rahmad.[]



