Banda Aceh – Pemerintah Kota Banda Aceh menyerahkan Banda Aceh Collaboration Award 2026 kepada 21 penerima dalam malam puncak peringatan HUT ke-821 Kota Banda Aceh yang digelar di Lapangan Blang Padang, Rabu (22/4/2026).
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, didampingi Wakil Wali Kota Afdhal Khalilullah, kepada para penerima di panggung utama sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi nyata dalam pembangunan kota.
Para penerima penghargaan berasal dari berbagai unsur, mulai dari tokoh masyarakat, pejabat pemerintahan, instansi pemerintah dan swasta, komunitas, hingga pelaku UMKM yang dinilai aktif mendukung kemajuan Kota Banda Aceh.
Di antara penerima penghargaan tersebut adalah Rusdi Mas’ud, Ery Cahyadi, LPP RRI Banda Aceh, Atsiri Research Centre USK, serta Perumdam Tirta Daroy.
Nama-nama lain yang turut menerima penghargaan antara lain Tenun Kuta Raja, Atariki, PT Mitra Mandiri Khayla, Simpang Lima Grocery, Parfum Minyeuk Pret, Capli, Hotel Seventeen, Bayu Satria, Michael Chaniago, Cut Azzeta, Terminal Kreasi Aceh, International Labour Organization (ILO), The Aceh Institute, ICAIOS, Mafindo, serta Founder ESQ Ary Ginanjar Agustian.
Pemko Banda Aceh menyebut, Banda Aceh Collaboration Award merupakan bentuk penghargaan dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi dalam mendorong pembangunan kota, baik di bidang ekonomi, sosial, pendidikan, maupun inovasi.
Penghargaan ini sekaligus menegaskan bahwa pembangunan Kota Banda Aceh tidak hanya bertumpu pada pemerintah, tetapi juga lahir dari kerja sama lintas sektor yang terus diperkuat sejalan dengan semangat HUT ke-821 Kota Banda Aceh. [adv]




