GAZA CITY, Palestina -Sebuah bangunan era Ottoman di kota Gaza telah berubah menjadi restoran dalam upaya untuk menarik wisatawan ke daerah Palestina yang terblokade.

“Bait Sitty terletak di dalam salah satu bangunan bersejarah paling penting di Gaza,” ujar si pemilik restoran Atef Salama kepada Anadolu Agency.

“Bangunan 430 tahun ini dibangun dengan arsitektur Islam Ottoman,” katanya.

Restoran dua lantai tersebut resmi dibuka minggu ini di lingkungan Al-Zaytoun, di selatan Kota Gaza.

Bait Sitty Ini memiliki delapan ruangan, halaman terbuka dan air mancur dengan gaya arsitektur Ottoman.

“Ini adalah restoran pertama di Gaza yang telah dibangun di tempat kuno yang sudah berusia ratusan tahun,” kata Salama.

Salama kini mengajak semua pihak berwenang Palestina untuk melestarikan situs bersejarah di Jalur Gaza.

Menurut Kementerian Pariwisata Palestina, Jalur Gaza memiliki sekitar 134 bangunan bersejarah.[]Sumber:anadolu agency

Palestina, Ottoman, restoran