ACEH UTARA – Banjir yang melanda Kecamatan Matangkuli, Tanah Luas, dan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, dilaporkan kini airnya mulai surut, Jumat, 18 Mei 2018, pagi.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Utara, Munawar, mengatakan, luapan air sungai di daerah tersebut sudah surut sejak pagi tadi (Jumat). Berdasarkan data, sebelumnya ada 10 gampong yang terendam banjir di Kecamatan Matangkuli.
“Dari tiga kecamatan yang terendam banjir di antaranya Matangkuli, Tanah Luas dan Sawang kini sudah normal kembali. Artinya luapan air sungai itu sudah surut dan tidak ada warga yang harus mengungsi,” kata Munawar, dikonfirmasi portalsatu.com/, Jumat 18 Mei 2018, siang.
Munawar menyebutkan, banjir itu merupakan “banjir kiriman” disebabkan hujan berkelanjutan di daerah pegunungan. Untuk itu, kata dia, masyarakat khususnya yang rumahnya berada di bantaran sungai harus berhati-hati atau tetap waspada. Apabila terjadinya banjir secara tiba-tiba maka segera pindah ke lokasi yang lebih aman untuk sementara waktu.
“Di samping itu kita juga mengimbau kepada orang tua untuk menjaga anak-anak supaya jangan bermain dan mandi di sungai, karena cukup berbahaya bila datang air bah. Intinya masyarakat harus tetap waspada, karena diperkirakan di kawasan Kabupaten Bener Meriah intensitas hujan tinggi dan berkelanjutan,” ungkap Munawar.
Lihat pula: Curah Hujan Tinggi, BMKG: Masyarakat Wilayah Pegunungan Tetap Waspada
Munawar menambahkan, pihaknya terus berkoordinasi dengan BPBD Bener Meriah untuk memantau perkembangan menyangkut hal tersebut.[]



