Kamis, Juli 25, 2024

Cari HP di Bawah...

Mencari HP dengan harga terjangkau namun tetap memiliki performa yang handal memang bisa...

Siswa Diduga Keracunan Selepas...

SIGLI - Jumlah siswa yang dirawat akibat dugaan keracunan setelah konsumsi nasi gurih...

Spanduk Dukungan Bustami Maju...

LHOKSEUMAWE - Sejumlah spanduk berisi dukungan kepada Bustami Hamzah untuk mencalonkan diri sebagai...

Yayasan Geutanyoe Rayakan Hari...

LHOKSEUMAWE - Yayasan Geutanyoe merayakan Hari Anak Nasional tahun 2024 bersama 227 anak...
BerandaNewsBanjir Meluas ke...

Banjir Meluas ke Langkahan, Warga Siaga

LHOKSUKON – Banjir setinggi lutut orang dewasa juga merendam puluhan rumah warga di Gampong Buket Linteung dan Leubok Pusaka, Kecamatan Langkahan, Aceh Utara, Minggu, 7 Februari 2016 sekitar pukul 04.00 WIB. Meski masih kategori banjir kecil, warga tetap siaga akan banjir susulan karena cuaca mendung.

“Di sini belasan rumah warga yang rendah ikut terendam banjir. Untuk ketinggian air baru sebatas 35 centimeter. Tidak ada warga yang mengungsi, namun semua siaga akan banjir susulan. Sejauh ini air mulai surut,” kata Geuchik Leubok Pusaka, Jaharuddin, kepada portalsatu.com via seluler.

Camat Langkahan sempat menanyakan kebutuhan penanganan banjir, semisal boat, untuk evakuasi warga. “Saya katakan boat belum diperlukan karena jalan masih bisa dilintasi. Namun alangkah baiknya jika boat standby di lokasi. Karena banjir bisa naik tiba-tiba,” ujarnya.

Ketua Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) Buket Linteung, Muktar, secara terpisah menambahkan, ketinggian air di Gampong Buket Linteung juga baru sebatas lutut orang dewasa. Hanya saja puluhan rumah warga terendam karena banyak yang berada di kawasan rendah.

“Bagi warga yang rumahnya untuk sementara mengungsi ke rumah warga lain yang lebih tinggi. Air naik subuh tadi. Saat ini tim SAR dan BPBD sedang menuju ke lokasi banjir. Saat ini air terus naik,” katanya.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Utara, Munawar, mengaku sedang berada di luar kota. Namun dia sudah menerima informasi terkait banjir yang melanda dua desa di Kecamatan Langkahan.

“Tim SAR saat ini sedang berada di lokasi untuk memantau kondisi banjir. Mereka juga membawa dua unit boat. Di depan Kantor BPBD Aceh Utara juga sudah disiagakan tenda darurat. Jika memang banjir meluas dan ada warga yang mengungsi, maka akan diarahkan mengungsi ke lokasi,” katanya.

Berdasarkan data dari BMKG, terhitung Januari hingga Maret 2016, Aceh Utara masih siaga banjir karena curah hujan tinggi. “Banjir ini merupakan kiriman dari Bener Meriah yang membuat sungai meluap. Kondisi itu diperparah curah hujan di Aceh Utara masih tinggi,” kata Munawar.[](bna)

Baca juga: