LHOKSUKON Banjir yang merendam belasan gampong di Aceh Utara, sejak Rabu, 29 Maret 2017 pukul 05.00 WIB, mulai meluas ke Kecamatan Lhoksukon. Beberapa titik ruas jalan lintas Kecamatan Lhoksukon Cot Girek, sempat terendam.
Pantauan portalsatu.com, banjir merendam puluhan rumah warga di Kemukiman Lhoksukon Teungoh, yaitu, Gampong Krueng KM V, Gampong Dayah KM VI dan Gampong Kumbang KM VII. Hingga pukul 07.00 WIB tadi, air masih merendam ruas jalan di Gampong Krueng. Namun pukul 11.00 WIB tadi, air mulai surut.
Pukul 07.00 WIB tadi, ketinggian air di atas badan jalan antara 10 centimeter hingga 30 centimeter. Jika dalam kondisi terendam banjir, badan jalan di Gampong Krueng sebenarnya berbahaya untuk dilintasi, khususnya pengguna sepeda motor, ujar Ibnu Sabil, 26 tahun, warga Gampong Babah Geudubang KM IV, kepada portalsatu.com, Rabu, siang.
Kata Sabil, jalan lintas Kecamatan Lhoksukon Cot Girek kondisinya sudah rusak parah, banyak lubang besar menganga yang sering memicu terjadinya kecelakaan lalu lintas.
Jika terendam banjir, pengendara tidak bisa melihat lubang di badan jalan. Lubang-lubang itu sudah tidak terhitung lagi jumlahnya, mengingat memang hampir sepanjang jalan rusak parah. Kerusakan jalan itu terjadi karena dua faktor, yang pertama banjir dan kedua sering dilintasi truk pengangkut sawit dan material, ungkapnya.
Sementara Linda, 31 tahun, warga Kota Lhoksukon mengatakan ada beberapa titik jalan terendam banjir di Cot Girek. Saat saya pulang ke Lhoksukon, sudah kering. Tapi cuaca sedikit mendung, tadi juga sempat gerimis. Jika turun hujan, air pasti naik lagi. Sudah langganan itu, bukan hal baru, kata Linda, yang berprofesi sebagai guru itu.
Sementara itu, di Kecamatan Matangkuli, banjir masih merendam sejumlah gampong sejak kemarin, Selasa, 28 Maret 2017. []



