MEULABOH – Hujan deras mengguyur Kabupaten Aceh Barat mengakibatkan Jalan Meulaboh-Kuala Bhee dan sejumlah desa terendam banjir, Jumat, 27 Maret 2020. Beberapa kendaraan roda dua terpaksa menggunakan jasa becak untuk penyeberangan.

Pantauan wartawan, banjir itu melanda beberapa desa di Kecamatan Woyla. Di antaranya, Desa Cot Murong, Cot Lagan, Suak Trieng dan Gle Siblah.

Sejumlah sepeda motor yang melintas di jalur itu terpaksa menggunakan jasa becak sebagai jalur penyeberangan, “Ini jalan penghubung Ibu Kota Meulaboh dengan tiga kecamatan, yakni Woyla, Woyla Timur dan sebagian Woyla Barat,” kata Hasan, seorang pengguna jalan di jalur itu.

Banjir menggenangi badan jalan tepatnya di Desa Cot Murong, sehingga setiap pengendara yang menggunakan jasa becak dipungut biaya Rp10 ribu per sekali jalan. “Kami hanya meminta sepuluh ribu saja, untuk sekali jalan,” kata Ibnu, seorang, pengemudi becak.

Selain di Desa Cot Murong, banjir juga merendam kawasan Ateung Teupat. Namun saat ini masih bisa dilewati kendaraan roda dua. “Tapi jika hujan turun lagi, tidak tertutup kemungkinan Ateung Tepat juga akan terendam,” tambah Ibnu.

Banjir turut menggenangi beberapa rumah penduduk di tiga desa lainnya, Gle Siblah, Suak Trieng dan Cot Lagan. Namun hingga saat ini penduduk masih bertahan di rumah masing-masing.[](KontriMBO/Azhar)