ACEH BARAT – Banjir rob melanda permukiman warga Desa Suak Indrapuri, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat dalam beberapa hari terakhir. Akses desa tersebut tertimbun oleh pasir yang dibawa gelombang.
Tanaman seperti tebu, mangga, dan kelapa mati karena terkena air asin. Sampah dan bongkahan kayu yang dibawa air laut berserakan di lintasan desa itu telah menyebabkan aktivitas terganggu.
Menurut data Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), gelombang pasang merambat ke badan Jalan Diponogoro, Thamrin, dan Samudra. Kondisi diperparah dengan rusaknya tanggul penahan gelombang baik jenis geobeg maupun sumur.
“Akses jalan hampir tidak bisa dilewati kendaraan roda dua dan empat,” sebut Kepala BPBA, Teuku Ahmad Dadek, dalam keterangan diterima portalsatu.com/, Sabtu, 20 Juli 2019, sore.
Alat berat sudah dikerahkan ke lokasi beberapa hari lalu. Namun, aktivitas pengerukan material sempat terhenti karena onderdil alat berat rusak.
“Alat berat loader untuk membersihkan material pasir di badan jalan rusak saat bekerja dan masih menunggu peralatan pengganti,” kata Dadek.[]


