LHOKSEUMAWE – Pimpinan Dayah Darul Mujahidin, Lhokseumawe, Tgk. Muslim At-Tahiry, menyayangkan banyaknya bakal calon anggota legislatif (bacaleg) yang tidak lulus uji baca Alquran.

Baca juga: 23 Bacaleg Lhokseumawe Tak Lulus Uji Baca Alquran

“Sangat disayangkan masih ada orang Aceh yang tidak mampu baca Alquran secara baik. Ini kelihatan sekali bahwa kurangnya perhatian orang tua dan pemerintah terhadap pendidikan Alquran dari masa ke masa. Untung  saja ada lembaga swasta dalam mendidik baca Alquran, seperti balai pengajian dan dayah. Oleh karenanya, Alhamdulillah masih ada yang bisa baca Alquran,” kata Tgk. Muslim, menjawab portalsatu.com/, Senin, 23 Juli 2018.

Lihat pula: Uji Baca Alquran: 114 Bakal Calon Anggota DPRA Gugur

Tgk. Muslim menyebutkan, seandainya tidak ada dayah dan balai pengajian di Aceh, mungkin hampir semuanya tidak bisa membaca Alquran. Oleh karena itu, pihaknya mengajak semua elemen masyarakat dan pemerintah untuk bersama-sama mendukung pengembangan dayah maupun balai pengajian. 

Menurut Tgk. Muslim, Pemerintah Aceh harus adil dalam mengalokasikan anggaran antara lembaga pendidikan umum dan pendidikan dayah. Karena, menurutnya, sangat memalukan daerah Serambi Makah ini yang menerapkan syariat Islam, masih banyak warganya tidak bisa baca Alquran. Apalagi yang tidak mampu membaca Alquran adalah calon wakil rakyat, sehinga sangat disayangkan. 

Baca juga: Ini Kata Ustaz Syahrial Soal Banyak Bacaleg Tak Lulus Uji Baca Alquran

“Kita juga berharap bukan hanya pihak yang ingin mencalonkan diri sebagai caleg maupun kepala daerah saja diuji baca Alquran, tetapi yang diinginkan itu minimal ketika anak-anak mulai masuk SMP atau sederajat harus mampu membaca Alquran. Selain itu, juga ketika sesorang itu ingin menikah harus mampu baca Alquran, sehingga semangat membaca Alquran bertambah dalam masyarakat,” ungkap Tgk. Muslim.[]

Lihat pula: Banyak Bacaleg Tak Lulus Uji Baca Alquran, Ini Kata Lem Faisal