Kamis, Juli 25, 2024

Siswa Diduga Keracunan Selepas...

SIGLI - Jumlah siswa yang dirawat akibat dugaan keracunan setelah konsumsi nasi gurih...

Spanduk Dukungan Bustami Maju...

LHOKSEUMAWE - Sejumlah spanduk berisi dukungan kepada Bustami Hamzah untuk mencalonkan diri sebagai...

Yayasan Geutanyoe Rayakan Hari...

LHOKSEUMAWE - Yayasan Geutanyoe merayakan Hari Anak Nasional tahun 2024 bersama 227 anak...

Hendry Ch Bangun Tanggapi...

JAKARTA - Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Hendry Ch Bangun menegaskan,...
BerandaBanyak Calon Muncul...

Banyak Calon Muncul di Pilkada Subulussalam, Ini kata Merah Sakti

SUBULUSSALAM – Wali Kota Subulussalam H. Merah Sakti, S.H., mengaku memantau perkembangan politik seiring banyaknya nama-nama bakal calon yang muncul, baik di media sosial maupun lewat pemberitaan media masa menjelang pelaksanaan Pemilihan Wali Kota/Wakil Wali Kota Subulussalam tahun 2018.

“Tahapan Pilkada Subulussalam baru dimulai kisaran Oktober dan November, tapi isu nama-nama kandidat yang maju begitu heboh di luar sana,” kata Merah Sakti di sela-sela acara penetapan Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2017 di gedung serbaguna Pendopo Wali Kota Subulussalam, Selasa, 14 Maret 2017.

Sejumlah nama bermunculan menjadi perbincangan warga di warung-warung kopi dan media sosial terkait bakal calon wali kota ke depan.

Mereka yang ramai disebut-sebut maju pada pesta demokrasi tahun 2018, di antaranya Wakil Wali Kota Subulussalam Drs. Salmaza, Ketua Partai Hanura Subulussalam H. Affan Alfian Bintang, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Anasri, S.T., M.T., Kepala Dinas Kesatuan Bangsa (Kesbangpol) Baginda, S.H., M.M., Kepala Inspektorat Drs. Salbunis, dan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Aceh H. Asmauddin.

Kandidat lain yang juga disebut-sebut maju yakni tiga anggota DPRK Subulussalam masing-masing politisi Golkar Fajri Munthe, politisi PKB Dedi Bancin serta Rasumi dari PAN. Sementara nama terakhir yakni Kepala Dinas Pemuda Olahraga Kota Subulussalam, Hj. Sartina, S.E., M.Si., yang juga istri Wali Kota Merah Sakti.

“Isu pilkada begitu senter di luar sana, istri saya diseret-seret ke ranah politik. Dia menjalankan tugasnya sebagai kepala dinas, jadi jangan dipolitisir,” tegas Merah Sakti.

“Saya mengikuti Facebook, di sana disebutkan, Sartina berpasangan dengan ini, itu bohong. Saya belum berbicara politik, terlalu prematur jika saya berbicara politik sekarang, karena tahapan pilkada masih jauh,” ujar dia lagi.

Merah Sakti menegaskan, ia belum mendukung siapa pun terkait Pilkada Subulussalam. Sakti juga tidak mempersoalan ada pejabat yang mencoba peruntungan di dunia politik menyonsong pilkada tahun depan.

“Jika ada oknum bermain politik, itu bukan perintah saya, saya tidak pernah katakan dukung calon ini. Isu itu tidak benar,” tegas Sakti.[]

Baca juga: