IDI RAYEK – Kabupaten Aceh Timur saat ini masih tercatat sebagai Daerah Bermasalah Kesehatan (DBK), sebagaimana hasil Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) Tahun 2013 yang menempatkan Kabupaten Aceh Timur pada urutan 399 dari 514 kabupaten kota di Indonesia.

Hal itu disampaikan Sekda Aceh Timur M. Ikhsan Ahyat mewakili Plt Bupati Aceh Timur Prof. Amhar Abibakar, saat pelepasan Tim Pemberantasan Jentik Nyamuk Aedes Aigipty

Demikian antara lain Sambutan Plt. Bupati Aceh Timur, Prof. Dr. Ir. Ahmar Abubakar, MS melalui Sekda Aceh Timur, M. Ikhsan Ahyat, S.STP, M.AP ketika Pelepasan Tim Pemberantasan Jentik Nyamuk Aedes Aegipty di Dinkes Aceh Timur di Idi, Senin, 14 November 2016.

Menurut dia, beberapa indikator kesehatan masih belum mencapai target sebagaimana mestinya, seperti masalah ibu dan bayi, masalah gizi balita dan pelayanan kesehatan dasar masih merupakan persoalan yang terus menjadi perhatian pemerintah Aceh Timur.

“Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa masalah sanitasi sudah ada banyak kemajuan. Hal ini bisa terlihat dari ketersediaan sarana sanitasi dasar masyarakat yang meningkat dalam beberapa tahun ini,” kata M. Ikhsan Ahyat.

Dia menambahkan, tahun 2010 dari data yang ada, kepemilikan jamban masyarakat Aceh Timur hanya 24,73 persen dari total seluruh rumah tangga. Data akhir sampai bulan Oktober tahun 2016 sudah mencapai 66 persen RT di Aceh Timur telah memiliki jamban.

Sebelum mengakhir sambutannya, Sekda Aceh Timur menyampaikan, penyakit menular adalah sebuah penyakit yang disebabkan oleh sebuah agen biologi seperti virus, bakteria atau parasit, bukan disebabkan faktor fisik seperti luka bakar atau kimia atau seperti keracunan. “Dalam hal ini masih ada beberapa penyakit yang sampai saat ini masih menjadi program prioritas Pemerintah Aceh Timur, seperti Tuberkulosis (TBC), kusta, Demam Berdarah (DBD) dan diare,” kata M. Ikhsan Ahyat.

Sehubungan dengan peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-52 tahun 2016, Kementerian Kesehatan RI telah mencanangkan “Masyarakat Hidup Sehat Indonesia Kuat”. Sesuai dengan tema yang sudah dicanangkan oleh Kementerian Kesehatan RI, maka Pemerintah Kabupaten Aceh Timur melalui Dinas Kesehatan telah mencanangkan suatu gerakan yang berbasis kesehatan dengan nama Gerakan Masyarakat Hidup Sehat yang disingkat dengan “Germas”.[]