SIGLI – Untuk menjalankan program pembangunan sesuai visi dan misi selama lima tahun, Bupati dan Wakil Bupati Pidie, Roni Ahmad (Abusyik) dan Fadhlullah T.M. Daud menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dengan cara meminta masukan masyarakat dari 30 kecamatan.
Tim penyusun RPMJD dipimpin Ketua Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Pidie, Muhammad Adam menggelar pertemuan dengan tokoh masyarakat dan tokoh agama dari masingmasing kecamatan. Hal itu dilakukan guna mendapatkan masukan tentang isu strategis setiap kecamatan.
Ini sesuai arahan dari Bupati dan Wakil Bupati Pidie, kita undang para tokoh per kecamatan untuk menggali isu strategis kubutuhan masyarakat agar dapat dirangkum dalam penyusunan RPJMD, kata Muhammad Adam kepada portalsatu.com, Selasa, 15 Agustus 2017.
Rapat koordinasi dengan tokoh masyarakat digelar di Wisma Safira, Kota Sigli, bagi kecamatan yang berdekatan dengan Ibukota Kabupaten Pidie. Adapun kecamatan yang jauh, tim penyusun turun langsung dan menggelar pertemuan di kantor camat setempat.
Sesuai program Pidie Meusigrak, Glé, Blang, Laôt. Untuk menyusun RPJMD, kita undang tokoh dari berbagai kalangan, yakni tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan tokoh perempuan. Semua usul dan persoalan yang ada di daerah mereka, kita rangkum guna dibahas dalam penyusunan rencana kerja, ujarnya.
Dalam rapat koordinasi tersebut, selain pihak Bappeda, juga dilibatkan instansi terkait, seperti Dinas Pendidikan, Kesehatan, Pertanian, Perikanan. PU, dan Keuangan.[] (*sar)


