LHOKSEUMAWE-  Gelombang tinggi terjadi di pesisir pantai kota Lhokseumawe, Rabu, 25 Mei 2016. Akibatnya, sejumlah pondok ditepian pantai digenangi air laut yang menghantam kawasan itu.

Amatan portalsatu.com, air laut meluap ke badan jalan di kawasan Desa Ujong Blang, Hagu Barat Laut, dan Ulee Jalan, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe. Tak hanya badan jalan, sebagian pondok pedagang pun terlihat direndam air pasang tersebut.

“Pasang laut ini telah terjadi sejak sore kemarin (Selasa) dan hari ini, pasangnya bertambah parah hingga menggenangi badan jalan dan beberapa pondok pedagang,” kata Putra, warga setempat ditemui portalsatu.com, Rabu 25 Mei 2016 siang.

Putra menambahkan jika angin terus berputar di tengah laut. Katanya, pasang air tersebut juga tidak menutup kemungkinan masuk ke permukiman masyarakat.

Prakirawan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Lhokseumawe, Nursyamsi Muhammad Alfian dikonfirmasi portalsatu.com, Rabu sore menyebutkan beberapa hari ini tinggi gelombang di perairan Lhokseumawe dan Aceh Utara cukup tinggi.

“Untuk Aceh Utara mencapai 1  hingga 2 meter, sementara dampak yang paling terasa mungkin untuk para nelayan  melaut dengan perahu-perahu kecil,” kata Nursyamsi.

Nursyamsi menjelaskan penyebab gelombang tinggi sendiri dikarenakan angin yang bertiup disepanjang perairan sekitar Aceh cukup kencang, bisa mencapai di atas 30 km/jam untuk di atas perairan, ditambah lagi beberapa hari yang lalu bulan sedang mengalami fase purnama, sehingga menyebabkan pasang air laut yang lebih tinggi dibandingkan hari-hari biasanya.

“Kita imbau khususnya bagi para nelayan yang menggunakan kapal-kapal kecil harap berhati-hati dan waspada, dan bila gelombang bertambah tinggi, diharapkan segera kembali ke pesisir demi keselamatan,” pungkas Nursyamsi.[]