SIGLI – Masyarakat Kabupaten Pidie menyemut di halaman mimbar utama Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-34 Provinsi Aceh, di Gampong Lampeudue Baroh, Kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie. Sabtu, 21 September 2019, malam.
Ramai warga datang dari berbagai penjuru Kabupaten Pidie memadati lokasi MTQ itu sejak pukul 19:30 WIB. Membludaknya pengunjung sempat memacetkan jalan menuju lokasi tersebut. Pemkab Pidie mengerahkan puluhan personel gabungan Polri, TNI dan Satpol PP untuk mengatur lalu lintas.
Untuk menghindari kemacetan, warga rela berjalan kaki hingga satu kilometer menuju lokasi MTQ, termasuk rombongan kafilah dari 23 kabupaten/kota.
“Kami terpaksa jalan kaki lebih dari satu kilometer, karena tidak bisa lewat lagi motor ke lokasi,” ujar Rani, warga Gampong Asan, Sigli, Pidie.
Pembukaan MTQ dimulai dengan penampilan tarian kolosal melibatkan 115 penari dari grup Meusyeuhu berupa Rapai Geleng, Rapai Grimpheng, Meugrop, Seudati, Rabbani Wahid dengan diawali Saleum berisi syiar Islam.
Bupati Pidie Roni Ahmad (Abusyik) mengucapkan terima kasih kepada semua pihak terutama panitia MTQ yang sudah bekerja keras demi terlaksananya kegiatan terbesar se-Aceh itu.
“Selamat datang kepada para kafilah dari 23 kabupaten/kota ke daerah kami, semoga betah hingga berakhir acara, serta dapat mengikuti lomba dengan baik,” kata Abusyik dalam sambutannya.
MTQ dibuka secara resmi oleh Plt. Gubernur Aceh, Nova Iriasyah, juga dihadiri Wali Nanggroe Aceh, Malek Mahmud Al-Haytar, Wakil Ketua DPR Aceh, Dalimi, serta para bupati dan wali kota.[]
Penulis: Zamah Sari



