BANDA ACEH Pembangunan Bendungan Paya Seunara di Kota Sabang ditargetkan selesai dan diresmikan tahun ini. Berdasarkan data kontrak pembangunan infrastruktur yang dimiliki Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (SDA) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), biaya pembangunan Bendungan Paya Seunara mencapai Rp37,9 miliar.
Direktur Jenderal SDA Kementerian PUPR Mudjiadi mengatakan, rencananya, Bendungan Paya Seunara akan diresmikan pada September mendatang. Sampai saat ini progress pembangunan Bendungan Paya Seunara sudah mencapai 96 persen, kata Mudjiadi, dilansir laman resmi Sekretariat Kabinet RI, 27 Juli 2016.
Bendungan Paya Seunara dibangun sejak 2001 dan hampir selesai pada 2006, namun bendungan tersebut kembali diperbaiki setelah sempat terjadi gempa. Tubuh bendungan Paya Seunara dibangun oleh kontraktor PT Inaco Harapan-PT Inaco Putra Perkasa.
Sebelumnya, Kepala Pusat Bendungan Imam Santoso mengatakan, saat ini konstruksi fisik Bendungan Paya Seunara telah selesai. Meski demikian, pemerintah masih harus menyelesaikan pembayaran sejumlah lahan milik warga dan TNI AL.
Masalahnya di tanah, ada yang belum bebas. Yang satu tanah masyarakat, satunya lagi ada tanah angkatan laut yang perlu alih status dari TNI AL ke Kementerian PUPR, ujar Imam Santoso, dilansir bisnis.com, 27 Juni 2016.
Imam menyatakan, jika pembebasan lahan selesai, pihaknya segera melakukan penggenangan yang rencananya akan dilakukan pada September tahun ini. Bendungan yang berada di aliran Sungai Paya Seunara ini memiliki luas area genangan mencapai 111,14 hektare.
Menurut Imam, bendungan ini punya arti penting bagi masyarakat Sabang. Kebutuhan air baku di kawasan ini sangat penting lantaran sumber air utama Pulau Weh yakni Danau Anak Laut semakin hari kian turun ketersediaan airnya karena ada kebocoran saat gempa.
“Sehingga ini akan menjadi sumber air baku baru. Waduk ini akan menampung air dari Sungai Paya Seunara sampai 10 juta meter kubik. Air baku yang disediakan bisa mencapai 125 liter/detik,” kata Imam, dilansir detik.com, 14 Juni 2016.[] (idg)



