Oleh: Anton Widyanto

 

Dialah,
Berhala itu
Pujalah dia
Ke mana saja
Kau pergi
Agar kau
Mendapat kursi

Dialah,
Berhala itu
Sanjunglah dia
Di mana saja
Kau berbaring
Agar dompetmu
Gembung terisi

Dialah,
Berhala itu
Jilatlah kakinya 
Di mana saja
Kau di sisinya
Agar kau
Mendapat posisi

Dialah,
Berhala itu
Bukan Fir’aun
Bukan Namrud
Bukan Latta
Bukan ‘Uzza
Bukan Manath

Dialah,
Berhala itu
Tanpa dia
Kau akan kelaparan
Tanpa dia
Kau akan kesusahan
Tanpa dia
Kau tak akan punya jabatan

Dialah,
Berhala itu
Kata-katanya
Sama seperti firman Tuhan
Umpatannya
Sama seperti kemurkaan Tuhan
Jangan kau bantah,
Jangan kau lawan,
Jangan kau kritik,
Jangan kau salahkan
Karena dia
Sekali-kali
Tak pernah salah

Pujilah,
Pujalah,
Tunduklah,
Sanjunglah,
Bersimpuhlah,
Jilatlah dia,
Karena dialah
Berhala itu

(Darussalam, 27/1/2016)

 

*Penulis adalah dosen pegiat Sastra, serta peneliti ICAIOS dan Center for Area Studies (CfAS) UIN Ar-Raniry