BANDA ACEH — Pemerintah kabupaten Bireuen baik eksekutif dan legislatif mengaku sudah siap dengan rencana pembangunan rumah sakit regional rujukan lintas utara dan timur Aceh.

Hal itu diungkapkan oleh Wakil Ketua I DPRK Bireuen, Syauqi Futaqi dalam rapat bersama Komisi V DPRA, Kamis, 5 Maret 2020. Politisi Partai Golkar ini mengatakan lokasi rumah sakit regional itu direncanakan di desa Cot Buket, Kecamatan Peusangan.

“Menyangkut dengan tanah, 99 persen sudah siap. Pembebasan lahan 16,8 hektar sudah dilakukan pada tahun 2019 dengan anggaran Rp 12 Miliar lebih, ditambah dengan tanah milik Pemda di situ jadi lebih kurang sekarang 23,8 hektar, saya rasa jumlah ini sangat cukup untuk membangun rumah sakit regional,” katanya.

Syauqi menambahkan rumah sakit dr. Fauziah sekarang sudah tidak mampu menampung pasien yang berobat ke sana, apalagi rumah sakit tersebut berada di lahan yang sempit sehinga rekayasa ruangnya sudah tidak bisa lagi.

“Karena infrastruktur awalnya hanya dua sampai tiga lantai. Jadi, kami hadir semua di sini, senergitas teman DPRA sangat mendukung, karena mengingat ini rumah sakit rujukan 4 kabupaten/kota di lintas Utara dan Timur Aceh,” jelasnya.

Syauqi juga optimis bahwa Sumber Daya Manusia (SDM) di Kabupaten Bireuen sangat terpenuhi sehingga pantas jika Pemerintah Aceh membangun sebuah rumah sakit regional di sana. “Untuk SDM Insya Allah terpenuhi,”  pungkasnya.[Razi]