BANDA ACEH — Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BkkbN) Aceh memasukkan program Kependudukan, Keluarga Berencana, dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) dalam materi debat calon kepala daerah.
Program yang terbilang gebrakan baru ini rencananya akan dimulai pada pemilihan kepala daerah (pilkada) 2018.
Kepala Perwakilan BkkbN Aceh, Drs. Sahidal Kastri, M.Pd., mengatakan, pihaknya mengharuskan untuk selalu berinovasi yang terbaik dan strategi yang jitu sehingga masyarakat luas mengetahui program yang ada di BkkbN.
“Setiap program BkkbN ini cakupannya sangat luas, terkadang karena keterbatasan media dan petugas itu sendiri sehingga masyarakat belum bisa melihat secara komprehensif apa saja program yang ada di BkkbN,” ungkapnya melalui siaran pers, Minggu, 28 Januari 2018.
Dia menjelaskan, BkkbN memulai inovasi program ini, khususnya di Aceh, bagaimana supaya materi debat calon pimpinan daerah yang notabene memiliki tanggung jawab terhadap pelaksanaan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah. Oleh karena itu, BkkbN melakukan terobosan-terobosan sehingga harapan KIP bisa memasukkan salah satu materi debat tentang program KKBPK.
Terobosan dari program ini telah dilakukan audiensi oleh Perwakilan BkkbN Aceh ke beberapa KIP kabupaten kota, seperti KIP Subulussalam serta Aceh Selatan dan juga akan dilakukan ke KIP Pidie Jaya.
“Pihak KIP Subulussalam agak terkejut melihat kedatangan BkkbN ke kantor KIP, yang tadinya mengira tidak ada hubungannya, tetapi baru memahami setelah berbicara dan menjelaskan programnya,” jelasnya.
“Mereka menerima dan akan membicarakan dengan komisionernya masing-masing,” jelasnya lagi.
Menanggapi hal itu, Deputi Keluarga Sejahtera dan Pembedayaan Keluarga (KS-PK) BkkbN Pusat, Dr. dr. M. Yani M.Kes. mengatakan, terobosan baru ini merupakan intervensi luar biasa kalau nanti berhasil, jadi para kandidat ini harus tau sebelumnya program-program KKBPK yang diemban BkkbN.
“Jika nanti para calon kepala daerah terpilih, mereka ini tidak asing lagi dengan program BkkbN ini dan terobosan ini memudahkan petugas-petugas di daerah nanti jika berkoordinasi,” kata Yani saat melakukan kunjungan kerja PKK ke Banda Aceh.
Deputi KS-PK mengatakan, berbagai cara BkkbN melakukan inovasi agar program KKBPK berjalan dengan cepat dan tersampaikan dengan baik kepada masyarakat.[]




