SUBULUSSALAM – Kepala BKSDA Aceh, Agus Arianto mengatakan seekor harimau masuk kandang jebak di Desa Singgersing, Sultan Daulat, Kota Subulussalam berjenis kelamin betina diperkirakan berusia sekitar 14-16 bulan dengan berat badan 40 kilogram.
“Dari hasil pemeriksaan tim dokter di lapangan diketahui harimau berjenis kelamin betina dengan berat badan diperkirakan sekitar 40 kg dan perkiraan umur antara 14 – 16 bulan,” kata Kepala BKSDA Aceh, Agus Arianto, Minggu, 8 Maret 2020.
Saat ini tim Balai KSDA Aceh bekerja sama dengan Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL), WCS-IP, FKL, PKSL Unsyiah, kepolisian dan TNI terus melakukan upaya penyelamatan terhadap individu Harimau Sumatera yang masih berkeliaran di sekitar Desa Singgersing Kecamatan Sultan Daulat Kota Subulussalam.
Sebagai upaya penyelamatan, tim memasang perangkap untuk satu individu harimau lainnya yang menunjukkan luka pada bagian kaki kanan depan dan diduga masih berada di sekitar lokasi.
BKSDA mengatakan, Harimau tersebut nantinya akan dilepasliarkan kembali setelah dilakukan pemeriksaan menyeluruh dan menunggu harimau lainnya tertangkap.
Pelepasan itu dilakukan karena harimau ini masih anakan yang berada di bawah perlindungan induknya, sehingga pelepasliarannya nanti bersamaan dengan harimau yang masih belum tertangkap.
“Lokasi pelepasliaran direncanakan di dalam kawasan Taman Nasional Gunung Leuser dan diupayakan sejauh mungkin dari pemukiman,” kata Agus Arianto.[]



