BLOGGER Aceh, Ubaidillah, keluar sebagai juara pertama lomba blog yang diselenggarakan Banjarmasin Post yang bekerjasama dengan PT. Garuda Indonesia. Lomba bertajuk “Wonderful South Borneo Blog Contest 2015” yang dibuat di akhir 2015 itu tak lain adalah untuk mempromosikan pariwisata di Provinsi Kalimantan Selatan.
Tulisan Ubaidillah yang berjudul Janji Muara Kuin Pada Dukuh dan Panyambangan berhasil memikat dewan juri hingga mengantarkannya sebagai pemenang juara pertama saat diumumkan pada 25 Januari 2016 kemarin. Tulisan ini berkisah tentang dukuh dan penyambangan yang berdagang di pasar terapung di sungai-sungai yang ada di Kalimantan, khususnya di Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Dukuh merupakan gelar untuk pedagang wanita yang memasarkan dagangan sendiri atau milik tetangga di pasar terapung. Panyambangan adalah gelar untuk pembeli yang membeli dagangan dari Dukuh untuk dijual kembali. Sudah menjadi rahasia umum jika kehadiran pasar terapung di Kalimantan telah lama mencuri perhatian para wisatawan.
“Menang lomba adalah anugerah terindah bagi saya sebagai blogger dan penulis,” kata pria yang akrab disapa Ubai ini kepada portalsatu.com, Rabu, 27 Januari 2016.
Meski belum pernah menginjakkan kaki ke Borneo, Ubai sudah mengantongi banyak cerita tentang eksotisme pulau tersebut. Ia mengidam-idamkan agar suatu hari nanti bisa menginjakkan kakinya ke sana dan bertemu dengan para dukuh dan penyambangan di pasar terapung. Tak diduga, akhir 2014 lalu ia bertemu dengan seorang pria Banjar dan banyak bercerita tentang kampung halamannya. Pertemuan tersebut menginspirasinya mengawali kisah untuk artikel yang ditulisnya.
“Pencapaian tertinggi seorang penulis selain tulisan disukai dan dibaca banyak orang adalah dengan berlomba. Tulisan di lomba akan dinilai oleh mereka yang berkompeten di bidangnya sehingga tulisan yang menang benar-benar mempunyai ruh sebelum diterima dengan baik oleh pembaca,” kata Ubai menceritakan perihal ketertarikannya mengikuti berbagai lomba menulis atau blog.
Ubai yang berprofesi sebagai guru dan berdomisili di Meulaboh ini memang telah lama menggeluti dunia tulis menulis sampai akhirnya serius menjadi seorang blogger. Menulis telah menjadi bagian terpenting dalam hidupnya. “Sehari saja tidak menulis kepala rasanya tumpul sekali,” kata pemilik blog bairuindra.com ini.
Selain menulis di blog, ia juga sering mengirimkan tulisan-tulisannya ke berbagai media massa. Namun pria berpostur kecil ini bisa dibilang sangat terobsesi pada lomba.
“Entah kenapa, menang lomba telah menjadi “pengakuan” terhadap saya sebagai seorang penulis,” kata Ubai yang telah memenangkan banyak kontes blog ini.
Beberapa lomba yang pernah dimenangkannya antara lain Pemenang Utama Citizen Journalism oleh Dompet Dhuafa dan Blogdetik.com pada 2014, Blogger Terpuji Forum Lingkar Pena Aceh (FLP) 2014, Pemenang Terbaik III Lomba Blog Jelajah NonTunai oleh Kompasiana dan Bank Indonesia (BI), 2015, Pemenang Ketiga Kontes Menulis Blog Keliling Nusantara oleh Airpaz.com, 2015, Juara III Lomba Menulis Perempuan dan Perdamaian oleh gabungan LSM Aceh dalam Gerakan Perempuan Aceh, 2015 dan Juara Terbaik Kedua Lomba Menulis Blog “Gaya Hidup Digital di Era Internet Cepat” Oleh Blogdetik.com dengan Smartfren, 2015.
Atas prestasinya itu Ubai berhak menerima hadiah berupa uang tunai Rp 2,5 juta dan satu unit Zenfone 2. “Hadiah sudah dikirim hari ini,” katanya.[](ihn)

