SUBULUSSALAM – Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh, Brigjen Pol. Drs. Faisal Abdul Naser, menyebutkan peredaran narkoba di Aceh sudah sangat mengkhawatirkan karena masuk ke desa-desa hingga tingkat dusun.
Hal itu disampaikan Faisal Abdul Naser saat menjadi narasumber workshop Penggiat Antinarkoba di Aula Pendopo Wali Kota Subulussalam, Senin, 23 April 2018. “Sekarang ini tidak ada lagi desa dan lurah yang tidak masuk narkoba di Aceh. Saya menerima keluhan dari kades dan camat keluhan mereka sama, narkoba sudah masuk ke kampung-kampung,” kata Faisal.
Faisal menyebutkan, untuk memberantas peredaran narkoba yang merusak generasi Aceh, khususnya di Kota Subulussalam, semua pihak harus terlibat aktif memerangi barang haram itu, mencegah agar tidak masuk ke desa-desa.
Menurut Faisal, narkoba banyak beredar, karena ada banyak pintu masuk ke Aceh, seperti daerah-daerah perbatasan dan lewat jalur laut. Selain itu, bisnis narkoba juga sangat menggiurkan, jasa memberitahu barang (narkoba) sudah sampai saja dikasih fee Rp10 juta per kilogram.
“Berapa banyak pencari ikan tergiur dengan bisnis ini, 1 kilogram dihargai Rp10 juta cuma memberitahu barang sudah sampai. Terlihat cepat kaya, tapi ujung-ujungnya habis semua,” ungkap Faisal.
Peredaran narkoba yang sudah masuk ke tingkat desa dan dusun, harus dilawan melibatkan seluruh unsur masyarakat, karena narkoba ancaman terbesar bagi semua kalangan. “Kita yakin bisa basmi, banyak kita bisa lawan, penjajah bisa kita lawan, apalagi narkoba,” tegas Faisal.
BNNP Aceh sudah membuat program kearifan lokal dengan cara bekerja sama seluruh lapisan masyarakat, bersama-sama menumpas peredaran narkoba. Kearifan lokal sebagai benteng, masyarakat memiliki peranan penting upaya mencegah peredaran narkoba masuk ke desa-desa dan dusun.
Workshop ini juga dihadiri perwakilan BNN Pusat, Irjen Pol. Drs. Daunan Ismail, Wali Kota Subulussalam, H. Merah Sakti, Kapolres Aceh Singkil, AKBP Andrianto Argamuda, S.IK., unsur MPU Ustaz Maksum dan Kepala Bappeda Kota Subulussalam, Muhammad Ali Tumangger, S.STP.[]



