SIGLI – Wakil Bupati Pidie, Fadhlullah TM. Daud, meninjau pelaksanaan Ujian Nasional (UN) di tiga SMP/MTs, Senin, 23 April 2018. Tiga sekolah itu SMPN Delima, MTsN 8 Delima dan SMP Mila.
Menurut pihak Dinas Pendidikan setempat, Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) belum bisa dilaksanakan di semua SMP di Pidie karena masih terkendala dengan peralatan pendukung. Dari 60 SMP, baru 35 sekolah melaksanakan UNBK. Itupun sebanyak 14 SMP harus menggunakan ruangan SMA dan SMK yang sudah memiliki perlengkapan komputer.
Wabup Fadhlullah berjanji akan terus berupaya agar ke depan semua SMP dapat melaksanakan UNBK. “Pemerintah Kabupaten Pidie sedang berupaya agar semua sekolah merata kebutuhan perangkat komputer sehingga pelaksanaan UNBK dapat dilaksanakan semua sekolah,” kata Fadhlullah saat mengunjungi SMP Mila.
Fadhlullah berharap semua siswa peserta UN dapat mengikuti ujian secara baik dan memperoleh hasil maksima, meski UN bukan penentuan kelulusan.
7.218 siswa
Sebanyak 7.218 siswa SMP/MTs di Kabupaten Pidie mengikuti UN, Senin, 23 April 2018. Dari jumlah itu, 6.068 siswa mengikuti UNBK, dan 1.150 lainnya masih menggunakan sistem manual atau Ujian Nasional Berbasis Kertas dan Pinsil (UNKP).
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pidie, Murthalamuddin kepada portalsatu.com/ mengatakan, pelaksanaan ujian berjalan lancar baik UNBK maupun UNKP. “Dari 7.218 peserta UN kali ini tinggal 1.150 siswa SMP yang masih menggunakan pola secara manual. Sedangkan siswa MTs semua menggunakan sistem komputer,” kata Murthala saat mendampingi Wabup Fadhlullah meninjau pelaksanaan UN.
Murthala menyebutkan, dari 60 SMP di Kabupaten Pidie, 35 sekolah melaksanakan UNBK, sementara 25 sekolah dengan jumlah peserta 1.150 siswa masih UNKP.[]



