BLANGKEJEREN – Kepala BNPB RI Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M., kembali mengunjungi korban banjir dan tanah longsor di Kabupaten Gayo Lues untuk melihat kondisi terkini pascabencana. Dia juga menyerahkan Hunian Sementara (Huntara) secara simbolis dan memberikan santunan kepada 100 anak yatim.

Dalam sambutanya di Huntara Dusun Rigeb, Kecamatan Dabun Gelang, Kabupaten Gayo Lues, Rabu, 11 Maret 2026, Kepala BNPB RI mengatakan mulai April 2026 akan dimulai pembangunan Hunian Tetap (Huntap) bagi korban yang sudah memiliki tapak rumah.

“Dimanapun tapak rumahnya boleh, kita akan bangun, baik di desa sebelah, kecamatan sebelah ataupun di Medan sekalian. Namun, bagi yang tidak memiliki lahan harus bersabar dulu disediakan Pemda,” katanya.

Bupati Gayo Lues, Suhaidi, S.Pd., M.Si., mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Pusat yang telah memerhatikan korban banjir di Gayo Lues. Dengan kedatangan Kepala BNPB ke Gayo Lues diharapkan bisa menambah semangat korban banjir untuk terus berjuang memulihkan ekonomi keluarga.

[Kepala BNPB berpidato saat buka pusa bersama dan menyantuni 100 anak yatim. Foto: Anuar Syahadat]

Kepala BPBD Gayo Lues, Muhaimin, mengatakan target Huntara korban banjir Gayo Lues mencapai 1.713 unit, dan yang sudah selesai 1.169 unit. Sisanya masih dalam pengerjaan.

“Target kita sebelum lebaran sudah semua Huntara selesai dikerjakan. Sedangkan untuk Huntap akan dibangun secara bertahap, bagi yang ada lahan akan dibagun mulai April, bagi yang tidak memiliki lahan harus menunggu disediakan Pemda,” katanya.

Saat ini, kata Kepala BPBD, Badan Wilayah Sungai (BWS) juga sedang melakukan normalisasi di daerah aliran sungai yang terkena banjir. Setelah itu Kementerian Pertanian melakukan perbaikan sawah yang terendam banjir ataupun yang tertimbun lumpur.

“Kalau jalan lintas dari Abdya ke Gayo Lues dan jalan Gayo Lues Aceh Timur itu Dinas PU Aceh yang mengerjakanya,” kata dia.[]