BANDA ACEH – Jekki Basri, 4,8 tahun, bocah dari Trans Laecikala, Kecamatan Suro Baru, Aceh Singkil, yang divonis menderita tumor mieloma akhirnya meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Zainal Abidin, Kamis, 28 Januari 2016 sekitar pukul 17.20 WIB. Jenazah Jekki dikabarkan segera dibawa pulang ke kampung halaman menggunakan ambulans RSUZA.
Informasi yang diterima portalsatu.com menyebutkan, hingga pukul 18.00 WIB tadi jenazah Jekki masih berada di ruang operasi RSUZA Banda Aceh.
Sebelumnya diberitakan, penyakit yang diderita Jekki ini berawal dari sakit gigi biasa. Jekki, saat itu, hanya mengeluh sakit gigi yang kemudian diiringi dengan gusi bagian bawah membengkak.
“Seiring waktu (gusi bawah) mulai membengkak. Tapi gusi atas ikut membengkak juga, mulai dari situ kami rasa bukan sakit gigi biasa lagi,” kata Mariah, ibu Jekki, saat ditemui portalsatu.com di ruang Pediatric Intensif Care Unit (PICU) RSUZA Banda Aceh, Senin, 25 Januari 2016.
Mariah mengatakan sempat membawa Jekki ke dokter gigi dan puskemas di Subulussalam. Ketika diperiksa, dokter mengatakan di gusinya terdapat benjolan kecil. “Ada benjolan kecil di gusinya,” katanya.
Jekki yang mulai dirawat sejak Jumat, 22 Januari 2016, masih terlihat lemas. Kondisi tubuhnya pun panas dingin, serta terdapat bintik-bintik biru di tangannya. (Baca: Derita Bocah Aceh Singkil Idap Tumor Ganas)
Mariah sangat sedih melihat kondisi anaknya saat ini. Hal senada juga dirasakan oleh tetangga Jekki. “Ketika kami berangkat ke Banda Aceh, orang yang datang ke rumah sedih semua melihat kondisinya,” katanya. (Baca: Tumor Ganas Jekki Berawal Dari Sakit Gigi)
Gubernur Aceh Zaini Abdullah yang sempat mendatangi ruang operasi RSUZA Banda Aceh untuk menjenguk Jekki. Namun kedatangan Gubernur Zaini sedikit terlambat lantaran bocah asal Aceh Singkil ini terlebih dahulu menghembuskan nafas terakhirnya.
“Dengan kasus ini, penangan (kasus) anak akan kita prioritas ke depannya,” kata Zaini kepada wartawan.[](bna)



