JAKARTA – Suntikan modal untuk mengembangkan usaha memang sangat dibutuhkan. Tambahan modal bisa didapat dengan meminjam dari pihak tertentu hingga mencari investor yang tertarik dengan skema bisnis yang dijalankan.

Yukka Harlanda, founder Brodo, mengaku bisnisnya diburu investor yang tertarik menyuntikkan modal ke bisnisnya. 

“Bagaimana cari investor, sebenarnya kita enggak pernah cari. Kadang kaya di-approach, percaya deh. Kita posisi enggak cari dan memang dana profit cukup untuk ekspansi,” kata Yukka dalam acara d'preneur Entrepreneur Juara di Ice Palace, Lotte Shopping Avenue, Jakarta Selatan, pada akhir 2017 lalu.

Saat butuh dana tambahan, kata Yukka, ia tak langsung mengungkapkan secara nyata. Pasalnya dengan demikian, calon investor semakin penasaran untuk menanamkan modalnya, terlebih lagi melihat merek bisnis yang sudah terkenal.

“Jangan bilang cari investor. Main psycological game. Supaya penasaran butuh investment, bilang enggak perlu dan mereka makin penasaran,” tutur Yukka.

Dana yang didapatkan dari investor, lanjut Yukka, digunakan untuk menambah toko hingga menambah pegawai untuk mengembangkan bisnis Brodo. 

Penggunaan dana dari investor harus dimanfaatkan dengan baik. Sehingga memberikan dampak yang luas bagi usaha.

“Tapi dihadapi opportunity dengan ada cash, bisa bikin toko proper, bisa hire. Pakai bangun SDM, recruit yang berpengalaman kerja jauh lebih pintar untuk support team, support growth,” tambah Yukka.

Modal Smartphone Sudah Bisa Mulai Bisnis 

Jika sudah punya keinginan memulai bisnis, jangan lagi ditunda-tunda. Apalagi dengan kehadiran smartphone, memulai bisnis lewat teknologi digital semakin mudah.

“Ini era di mana saat kita memulai usaha, modal smartphone saja sudah bisa memulai sesuatu. Ini sesuatu yang kita punya, manfaatkan. Buat yang masih muda, waktunya sekarang itu memang pas banget,” kata Founder Brodo, Yukka Harlanda, dalam acara d'preneur Entrepreneur Juara di Ice Palace, Lotte Shopping Avenue, Jakarta, akhir 2017 lalu.

“Jawaban bijaknya, memulai bisnis memang harus dimulai sekarang ini. Saya beruntung banget tembakan pertamanya langsung berhasil,” lanjut Yukka.

Yang jelas, Yukka menambahkan, jangan takut gagal dalam berbisnis, apalagi kegagalan tidak mungkin dihindari. Oleh karena itu, dia menyarankan para enterpreneur dapat mengubah cara berpikir, kegagalan menjadi hal positif untuk naik ke level selanjutnya.

“Masalah jatuh enggak mungkin dihindari, namanya usaha. Jadi mindset yang harus beda, anggap saja ujian untuk naik kelas,” tutur Yukka.[]Sumber:detik