TAKENGON – Sejumlah botol minum keras (miras) bermerek Sea Alorse's dan Anggur Merah dengan berbagai ukuran ditemukan berserakan di seputaran lapangan Musara Alun kota Takengon, Minggu pagi, 23 Juli 2017.
Tak hanya itu, di sejumlah sudut juga ditemukan bungkusan lem beserta plastik putih. Benda ini biasanya digunakan oleh mereka sebagai pengganti narkoba. Atau istilahnya ngelem.
Di lapangan itu Sabtu malam 22 Juli 2017, baru saja selesai dihelat konser band Wali dan band lokal Apache 13.
Tak hanya itu, sejumlah muda-mudi pasca konser berlangsung juga masih terlihat di seputaran lapangan Musara Alun. Setiap sudut remang-remang juga terlihat ada pasangan di sana.
Baca: Pria Ini Ditikam saat Nonton Konser Wali di Takengon
Menanggapi hal itu, politisi PDI-P yang juga anggota DPRK Aceh Tengah Syamsuddin, mengutuk keras adanya pengguna lem dan miras pada malam konser itu.
Ia juga meminta agar petugas berwajib segera melakukan investigasi penjualan miras di Aceh Tengah. Terlebih kata Syamsuddin, peredaran miras dinilai telah merajalela. Perihal itu dapat dibuktikan dengan temuan seperti halnya di lapangan Musara Alun pasca konser berlangsung.
“Ini sangat mengkhawatirkan kita semua, saya selaku wakil rakyat, meminta agar petugas berwajib segera memberantas penjual miras, begitupun pengawasan terhadap pelanggaran syariat Islam perlu di tingkatkan, apalagi setiap ada event,” ujar anggota Komisi B DPRK Aceh tengah itu kepada portalsatu.com, Minggu, 23 Juli 2017.
Ia juga meminta agar pengawasan orang tua dapat ditingkatkan mengingat pergaulan remaja dewasa ini yang dinilai semakin memburuk.
Terlebih kata Syamsuddin, peran serta masyarakat dalam mengawasi gerak para remaja menjadi faktor penentu agar terhindar dari pelanggaran syariat.
“Ini penting untuk kita sadari, bahwa kita saat ini tidak bisa lagi saling lepas tanggung jawab, kontrol sosial perlu kita bangkitkan kembali, karena ini tanggung jawab kita semua,” kata Syamsuddin.
Hingga berita ini diturunkan, Kasat Pol PP WH dan Linmas Aceh Tengah Syahrial Afri belum berhasil dikonfirmasi. Panggilan dan pesan singkat yang dikirimkan belum ada respons.[]




