ACEH SELATAN – Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) menyerahkan bantuan logistik kepada korban musibah gelombang air pasang di Aceh Selatan, Minggu, 29 Juli 2018.

“Untuk penanganan logistik kebutuhan masa panik, BPBA hari ini telah mengirimkan logistik berupa beras 400 sak, mi instan 400 dus, minyak goreng 400 kg, gula pasir 400 kg, ikan kaleng/sarden 400 kaleng, air mineral 600 dus, telur 3000 butir, pembalut wanita 300 pack dan popok bayi 300 pack,” kata Kepala Pelaksana BPBA, H.T. Ahmad Dadek, S.H., dalam keterangan diterima portalsatu.com/, Minggu malam.

Dadek mengatakan, bantuan tersebut diserahkan kepada masyarakat melalui BPBD Aceh Selatan. “Bantuan telah diserahkan BPBA kepada pihak BPBD Aceh Selatan, selanjutnya disalurkan kepada masyarakat yang terdampak pasang gelombang laut tersebut,” ujarnya.

Sebelumnya, gelombang pasang menghantam sejumlah rumah warga di dua kecamatan dalam Kabupaten Aceh Selatan, Kamis, 26 Juli 2018. Gelombang pasang memporak-porandakan sejumlah rumah dan bangunan di pinggir pantai pada pukul 04.00 WIB. 

Gelombang pasang melanda Gampong Lhok Paoh, Kecamatan Sawang, dan Gampong Gunung Kerambil, Kecamatan Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan. Dampak dari peristiwa ini, beberapa rumah di dua kecamatan tersebut mengalami kerusakan karena terhempas gelombang pasang. Namun, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. 

“Beberapa rumah warga yang rusak, yaitu di Kecamatan Sawang, Gampong Lhok Pawoh 19 unit. Di Kecamatan Tapaktuan di Gampong Gunung Kerambil 20 unit, di Gampong Batu Itam dan Gampong Lhok Keutapang dalam pendataan pihak BPBD Aceh Selatan,” ungkap Dadek.

Selanjutnya, kata Dadek, pengungsi akibat kejadian tersebut di Kecamatan Sawang, Gampong Lhok Paoh ada 23 Kepala Keluarga (KK), 60 jiwa, Kecamatan Tapaktuan, Gampong Gunung Kerambil 54 KK 300 jiwa, Gampong Lhok Keutapang 8 KK 23 jiwa dan Gampong Batu Itam 69 KK 345 jiwa, para korban mengungsi ke rumah tetangga,” kata dia.[]