JAKARTA – Pemerintah Aceh melalui Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA) memfasilitasi pemulangan keluarga kurang mampu asal Aceh Utara, Muslim (33) dan Rosmiati (29), serta dua anaknya berusia 7 dan 2 tahun dari Jakarta.
Warga Syamtalira Bayu, Aceh Utara, ini dipulangkan melalui jalan darat, dengan menumpangi bus Putra Pelangi, lewat Terminal Pulo Gebang, Jakarta Timur, Selasa, 13 September 2022, sore.
Kepala BPPA Kepala BPPA Akkar Arafat mengatakan pihaknya siap membantu warga Aceh kurang mampu di Jabodetabek dan sekitarnya. Karena dinilai merupakan tanggung jawab sebagai perwakilan Pemerintah Aceh di Ibu Kota Jakarta.
“Masyarakat Aceh yang ada di Jabodetabek dan membutuhkan bantuan pemerintah jangan sungkan untuk datang ke BPPA, sesuai amanah Pj. Gubernur Aceh untuk terus memberikan bantuan kepada seluruh masyarakat yang membutuhkan,” kata Akkar.
Muslim, warga Aceh Utara mengatakan ia sudah berada di perantauan sejak dua tahun lalu, ke Ibu Kota Jakarta membawa istri serta anak-anaknya ingin mencari pekerjaan.
“Sejak pertama saya dan keluarga tiba di Jakarta belum mendapatkan pekerjaan tetap. Jadi, saya kerjanya serabutan, apa saja saya kerjakan, kadang-kadang jadi tukang bangunan, yang penting bisa menafkahi keluarga,” kata Muslim.
Muslim dan keluarga yang tinggal di rumah kontrakan di kawasan Pondok Cina, Depok, Jawa Barat, mengaku ingin pulang ke Aceh karena biaya hidup di sini sangat tinggi, ditambah lagi dengan penghasilannya yang tak mencukupi.
“Kami juga harus bayar kontrakan di sini. Apalagi anak pertama saya seharusnya sudah bisa masuk sekolah dasar tahun ini, tapi biaya di sini sangat mahal,” sebutnya.
Makanya, ia meminta bantuan Badan Penghubung Pemerintah Aceh dengan harapan bisa dipulangkan ke kampung halamannya. Dia menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Aceh karena sudah membantu memfasilitasi pemulangan mereka.[](rilis)




