BANDA ACEH – Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Aceh, Syaridin, S.Pd., M.Pd., mengatakan tahun anggaran 2022 ini tidak ada program beasiswa baru, kecuali untuk program diploma kerja sama dengan politeknik.
“Dan sudah dilakukan seleksi melalui kabupaten/kota masing masing. Sekarang sedang tahap verifikasi lapangan,” ujar Syaridin kepada portalsatu.com/ melalui WhatsApp, Ahad, 7 Agustus 2022.
Ditanya berapa alokasi Beasiswa Aceh melalui BPSDM untuk program diploma kerja sama dengan politeknik tahun 2022 ini, Syaridin mengatakan, “Karena saya tidak bawa pulang data dan hari ini hari minggu saya tidak hafal persis angkanya. Kalau tidak salah tidak lebih dari 7,5 M”.
Diberitakan sebelumnya, Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (Badko HMI) Aceh mempertanyakan kejelasan program Beasiswa Aceh melalui BPSDM Aceh. Pasalnya, sampai saat ini Pemerintah Aceh melalui BPSDM belum melakukan perekrutan calon penerima Beasiswa Aceh TA 2022.
“Kami mempertanyakan kepada Pemerintah (Aceh), kenapa sampai saat ini sudah Agustus belum dilakukan rekrutmen penerima beasiswa. Ini menjadi tanda tanya besar bagi kami, apakah anggarannya tidak ada atau seperti apa,” kata Ketua Badko HMI Aceh, M. Atar, dalam keterangannya, Ahad, 7 Agustus 2022.
HMI meminta Pemerintah Aceh menjelaskan kepada publik kenapa tahun anggaran ini belum dilakukan seleksi calon penerima beasiswa. Padahal, banyak putra-putri Aceh yang menunggu beasiswa tersebut.
“Kita berharap pemerintah terus melanjutkan peningkatan SDM Aceh, salah satunya dengan dukungan anggaran,” ucap alumni Fakultas Teknik Unimal itu.[](ril)




