BLANGKEJEREN – Empat satuan baru Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI-AD) di jajaran Kodam Iskandar Muda diresmikan. Yakni, Brigade Infanteri (Brigif) 90/Yudha Giri Dhanu dan tiga Batalyon Teritorial Pembangunan (BTP).

Brigif 90/YGD dan BTP 854/Dharma Kersaka diresmikan di Kabupaten Aceh Tengah. Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) penyambutan 600 prajurit TNI Brigif 90/YGD dan BTP 854/DK di Lapangan Kompi D Yonif 114/Satria Musara, Kampung Paya Tampu, Kecamatan Rusip Antara, Kabupaten Aceh Tengah, Rabu, 16 Juli 2025.

Adapun Komandan Brigif (Danbrigif) 90/YGD adalah Letkol Inf Hulisda Melala.

Sementara itu, Wakil Bupati Aceh Timur, T. Zainal Abidin menjadi Irup penyambutan 423 prajurit TNI BTP 853/Bawar Reje Bur di Lapangan Kompi Senapan A Yonif 111/Karma Bhakti, Dusun Baro Jaya, Desa Gampong Keude, Kecamatan Peudawa, Kabupaten Aceh Timur, Rabu (16/7).

Terbaru, Bupati Gayo Lues, Suhaidi, menjadi Irup penyambutan sebanyak 420 prajurit TNI BTP 855/Raksaka Dharma di Lapangan Kompi B Yonif 114/SM, di Kecamatan Dabun Gelang, Gayo Lues.

Adapun Komandan Batalyon Infanteri (Danyonif) Teritorial Pembangunan 855/RD ialah Mayor Inf Irvan Nugraha Rodin.

Percepat Pembangunan

Dalam amanatnya, Bupati Suhaidi mengatakan kehadiran para ksatria bangsa itu di Gayo Lues bukan sekadar penempatan tugas, melainkan sebuah kehormatan besar sekaligus penanda era baru kolaborasi yang lebih erat.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Gayo Lues, serta seluruh masyarakat, saya mengucapkan selamat datang dan selamat bergabung di tengah-tengah kami,” ucapnya.

Suhaidi melanjutkan, “Para prajurit Raksaka Dharma yang kami cintai, kalian adalah wajah baru TNI, sebuah kekuatan yang bukan hanya mahir di medan tempur, tetapi juga tanggap terhadap denyut nadi pembangunan dan stabilitas sosial masyarakat”.

“Konsep Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan yang diusung menunjukkan, TNI kini hadir lebih dekat, bukan hanya sebagai alat pertahanan negara, melainkan juga sebagai mitra pembangunan masyarakat,” ujarnya.

Bupati menguraikan hadirnya TNI untuk mengawal pembangunan nasional dengan pendekatan teritorial. Setiap langkah dan program yang jalankan, akan bersinergi dengan upaya pemerintah daerah dan partisipasi masyarakat.

“Gayo Lues adalah kabupaten yang kaya akan potensi, namun juga memiliki tantangan mempercepat pembangunan. Kami percaya, dengan semangat kebersamaan, sinergi antara TNI dan pemerintah daerah beserta seluruh elemen masyarakat, kita akan mampu mengatasi setiap tantangan dalam mewujudkan Gayo Lues yang lebih maju, aman, dan sejahtera,” harapnya.

Selain Bupati Suhaidi, upacara penyambutan prajurit TNI BTP 855/RD turut dihadiri Dandim 0113/Gayo Lues Letkol Inf Agus Satrio Wibowo, Kapolres Gayo Lues AKBP Hyrowo, dan tamu undangan lainnya.[]