BerandaBuku Tulis dari Jokowi

Buku Tulis dari Jokowi

Populer

Jakarta – Tiga anak kecil berlarian kegirangan di pinggir jalan Desa Ibul Besar III, Kabupaten Ogan Iliar, Sumsel, Kamis (3/3). Digenggamnya satu buku bersampul putih yang baru didapatnya, sambil diacung-acungkan serupa mendapat harta paling berharga bagi anak seusia SD itu.

“Dikasih Jokowi,” sahut si anak tersenyum girang kepada rekannya.

Dibukanya tiap halaman buku tulis itu, lalu dipamerkan ke temannya. Si anak berbaju sedikit lusuh di sampingnya ikut menengok isi buku, tak ada yang istimewa dari buku setebal 36 halaman itu. Tapi si anak bangga memilikinya. “Dari Jokowi,” katanya mengulang.

Begitu juga yang terjadi di Jalan Rembele, Karang Rejo, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah, Aceh, Rabu (3/3) sehari sebelumnya. Di daerah pegunungan sekitar 4.500 m di atas permukaan air, ada anak-anak yang juga girang menggenggam buku tulis.

Didapatnya buku itu dari pinggir jalan, saat melihat iring-iringan mobil Presiden Joko Widodo melintas. Tak terbayang sebelumnya, ternyata Presiden Joko Widodo turun dari mobilnya hanya untuk memberikan buku kepada 3 anak yang berdiri di pinggir jalan.

Beberapa buku itu lalu dibawa si anak sambil ditunjukkan kepada ayahnya yang berdiri tak jauh dari pinggir jalan. Kemudian sambil melihat iring-iringan mobil Presiden Jokowi berlalu, si anak tersenyum menggenggam buku.

Hal yang sama terulang di banyak tempat, saat Jokowi mendarat di Sumatera Utara, Aceh dan Sumatera Selatan dalam kunjungan tiga hari ke Sumatera. Kunjungan Jokowi itu tentu bukan untuk berbagi buku, tapi meresmikan dan meninjau banyak titik dari proyek tol Trans Sumatera hingga transportasi massal.

Pertanyaannya, di manakah Jokowi menyimpan buku-buku yang dibagikannya itu? Buku-buku itu jumlahnya ribuan dibawa dalam banyak dus, Jokowi ternyata menyimpannya di bagasi belakang mobilnya yang berpelat 'INDONESIA I'.

Mungkin tak lumrah isi mobil Presiden adalah buku tulis, dan juga kaos. Tapi begitulah Jokowi. Di beberapa tempat yang ramai masyarakat, Jokowi tiba-tiba menghentikan laju kendaraannya. Dia bersalaman, melayani berfoto dan membagikan buku. Suasana pun mendadak riuh.

Di antaranya saat melintas di Jalan SM Raja, Kecamatan Balige, Kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara, Selasa (1/3). Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) yang berada di dua mobil di belakang mobil Jokowi, harus cepat turun begitu mobil Jokowi berhenti tiba-tiba.

Pasukan berbatik itu sigap menjaga Jokowi seketika masyarakat mengepung dari sisi kiri dan kanan jalan. Tampak Danpaspampres Mayjen Andika Perkasa, Dantim Advance Paspampres Letkol CBA Benny Mutiha Tampubolon, dan beberapa anggota Paspampres lain melekat di dekat Jokowi.

Memang banyak masyarakat yang menunggu iring-iringan mobil Presiden Jokowi melintas, lantaran ada banyak anggota polisi dan TNI yang berjaga di sepanjang jalan.

Jokowi di sepanjang jalan itu, lebih banyak membuka kaca mobilnya untuk menyapa warga di pinggir jalan dengan melambaikan tangan, atau sekedar tersenyum dari balik kaca mobil. Mungkin debu yang masuk ke dalam mobil, sudah tak lagi jadi soal bagi Jokowi.

Soal buku tulis, tak semuanya dibagikan langsung oleh Jokowi. Banyak juga yang dibagikan Paspampres kepada warga yang kebetulan Jokowi menghentikan mobilnya di tengah perjalanan.

Lalu bagaimana rupa buku tulis Jokowi?

Buku itu bersampul putih keabu-abuan, dengan cover berisi pesan dari Jokowi: “Ayo..Belajar, Belajar, Belajar.. -Jokowi-“. Pada bagian belakangnya tertulis juga kalimat dari Jokowi: “MEMBACALAH Dan bangsa ini akan terhindar dari buta karena ketidaktahuan -Jokowi-“.

Ada tulisan lagi pada bagian dalam yang menarik, tepatnya pada tulisan di bagian bawa tiap halaman yang berjumlah 36 lembar itu. “Beli duku sama Bang Muin, Sekolah dulu baru main”. Satu tulisan lagi berisi pesan lain: “Ayo anak-anak rajin belajar, Kan ada Kartu Indonesia Pintar.”

Buku-buku yang ada di dalam bagasi mobil Jokowi itu, saat akan habis, diisi ulang oleh ajudan atau Paspampres dari mobil lain saat Jokowi berhenti di rumah makan atau masuk ke lokasi acara yang dituju.

Ratusan buku itu kini ada di banyak tangan anak-anak di Sumut, Sumsel dan Aceh. Sekali lagi, buku-buku itu tak istimewa dan mungkin tak sebaik kualitas buku yang lain. Tapi kini menjadi sangat berharga bagi seorang anak ketika didapatnya langsung dari Presiden.

“Aku dapat buku tulis dari Jokowi,” begitu mungkin banyak anak-anak akan mengulang ucapannya.

Dengan buku itu juga mungkin akan ada banyak anak-anak yang lebih giat belajar, seperti pesan Jokowi dalam cover buku. Mungkin juga buku itu hanya akan disimpan tak ditulisi sekata pun, sampai suatu saat nanti dia akan menggenggamnya lagi sambil tersenyum, “Ini buku tulis dari Jokowi,”.[] Sumber: detik.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terkait

Berita lainya