Minggu, Juni 23, 2024

Jelang Pilkada Subulussalam, Fajri...

SUBULUSSALAM - Komunikasi elit partai politik jelang Pilkada Subulussalam mulai terlihat intens. Terbaru,...

Jemaah Haji Aceh Dipulangkan...

BANDA ACEH – Jemaah Haji Debarkasi Aceh (BTJ) akan dipulangkan dari Arab Saudi...

Kapolsek Baru Bongkar Sabu...

LHOKSEUMAWE - Kapolsek Dewantara Ipda Fadhulillah bersama anggotanya berhasil menangkap pemuda berinisial MM...

Pilkada Subulussalam: Resmi Daftar...

SUBULUSSALAM - Bakal Calon Wali Kota Subulussalam, Fajri Munthe menyerahkan berkas pendaftaran sebagai...
BerandaNewsBulog Aceh Salurkan...

Bulog Aceh Salurkan 1.300 Sak Beras Untuk Stabilkan Harga di Pasar

BANDA ACEH – Perum Bulog Divisi Regional Aceh memasok 1.300 sak beras ke berbagai pasar di Aceh dalam rangka pelaksanaan stabilisasi harga dan pasokan beras medium. Pelepasan beras Operasi Pasar Cadangan Beras Pemerintah (OP CBP) tersebut, secara simbolis dilakukan di Kantor Perum Bulog Divre Aceh, Rabu, 10 Januari 2018.

Kelapa Divisi Regional Perum Bulog Aceh, Basirun, mengatakan, pelaksanaan kegiatan tersebut berdasarkan Surat Menteri Perdagangan RI Nomor 31/M-DAG/SD/1/2018 tanggal 5 Januari 2018 tentang Pelaksanaan Stabilisasi Harga dan Pasokan Beras Medium. “Kami diminta oleh Kementerian Perdagangan untuk Operasi Pasar Beras CBP. Tujuannya agar di Aceh tidak terjadi kenaikan harga beras, serta pasokan beras di lapangan juga ada,” ujarnya.

Dalam laporannya, Basirun menyampaikan bahwa pelaksanaan OP CBP dimaksudkan untuk memberikan akses yang seluas-luasnya kepada masyarakat khususnya yang membutuhkan beras kualitas medium dengan harga yang terjangkau. “OP CBP pada saat ini dilaksanakan di 27 pasar/titik OP yang meliputi 75 toko/kios dan 21 Rumah Pangan Kita (RPK) di wilayah operasional Bulog Divre Aceh,” kata dia.

Basirun menyatakan, sepanjang pantauan Bulog Divre Aceh pada Desember 2017 hingga awal Januari 2018, harga beras medium dan premium khususnya di kota Banda Aceh masih cukup stabil.

“Namun perlu diwaspadai, karena mulai ada indikasi kekurangan pasokan gabah di kilang-kilang padi yang dapat memicu kenaikan harga hingga melebihi HET yang ditetapkan pemerintah, yaitu untuk wilayah Aceh beras premium HET Rp13.300/Kg dan beras medium Rp9.950Kg,” ungkapnya.

Menurut dia, sesuai perintah Menteri Perdagangan, untuk pelaksanaan OP CBP saat ini Perum Bulog selain berkoordinasi dengan pemda setempat juga menyertakan distributor atau mitra pelaku usaha di bidang pangan. Selain itu melibatkan Satgas Pangan Polda Aceh dan seluruh jajarannya di polres-polres untuk melakukan monitoring, pengendalian, dan pengamanan sehingga pelaksanaan OP tersebut mencapai sasaran yang ditetapkan.

Pada kesempatan tersebut, Direktur Sarana Distribusi dan Logistik Kementerian Perdagangan RI, Sihard Hadjopan Pohan, mengatakan, target dari pelaksanaan OP CBP ini untuk memastikan pasokan beras medium dengan kualitas yang baik dan harga terjangkau, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir akan kekurangan pasokan beras medium.

“Kedepannya supaya ada tanda (lebel) yang membedakan mana beras medium dan mana beras premium supaya konsumen tidak dirugikan dengan itu,” ujar Sihard.

Pelepasan beras dari Bulog tersebut juga dihadiri para pejabat Pemerintah Aceh, Pemerintah Kota Banda Aceh serta Kepala Satgas Pangan Polda Aceh.[]

Baca juga: