Semua kisah dan cerita terhias
dan terbungkus
dalam celoteh, tawa
atau luka, jejak-jelajah dan kepalan tangan.

Dari kesia-siaan
dan kesempurnaan
Atau dendam
dan cinta
Semua menyusup
ke nadi bumi yang tua.

Panggung birahi raja raja
atau tirani politik adidaya.
Para nabi mulia
dan pengikut setia
serta pencarian para filsuf
membingkai kisah bumi kita.

Duhai, bumi kita yang terus menua…..
tirai fana yang pasti
yang di baliknya ada kisah baru yang abadi.[]

Taufik Sentana
Peminat sastra sufistik