Karya: Taufik Sentana*
Bunga dalam pot tak lagi mewakili
keindahannya sendiri. Keindahan aslinya
telah resmi menjadi kebudayaan kota,
hobi, gaya hidup, rezeki atau kemuliaan.
Adapun kehinaan adalah kesalahan kita dalam mengeksploitasi keberkahan alam.
Bunga Pagi
Bunga Pagi adalah tawaran penantian
sambil menggambar sketsa harapan.
Tangan waktu dengan penuh rahasia
akan menuntun siklusnya.
Mekar-bahagia dan kuncup-luka
hanya cara kita menilai yang tampak
adanya.
Menyiram Bunga
Engakau menyiram bunga pagi dan sore
menyiram dengan setia, lembut dan tenteram. Seakan itu cinta yang utuh
dalam pemberian dan penerimaan.
Engkau menyiram bunga
sambil menghitung dahaga
demi keindahan yang tersingkap.
Atau itu adalah caramu bersyukur,
mengungkapkan diri dengan jujur?
Setangkai Bunga
Setangkai bunga di halaman rumah
tak mewakili keteduhan hutan. Namun, keindahan tetap tersajikan bila engkau menangkapnya dengan kerelaan. Sebab pandang mata bisa saja menutup semua keindahan yang tampak rupawan.
Kisah Bunga
Kisah Bunga
adalah pertemuan kita
dalam kebun lestari
dengan bening telaga.
Kisah Bunga
bukan cinta kita
tapi gairah pencarian
tentang mekar dan kuncup
karena keduanya memiliki makna.[]
-dalam Kumpulan Puisi Inspiratif Sepanjang Hari




