ACEH UTARA – Pemerintah Kabupaten Aceh Utara kembali melakukan rotasi dan pelantikan puluhan pejabat struktural dan fungsional sebagai bagian dari strategi penataan ulang birokrasi dalam rangka mewujudkan visi “Aceh Utara Bangkit”. Pelantikan itu dilaksanakan di Kantor Bupati Aceh Utara, Landing, Kecamatan Lhoksukon, Senin, 26 Mei 2025.

Prosesi pelantikan para pejabat itu dilakukan Bupati Aceh Utara, Ismail A Jalil akrab disapa Ayahwa.

Wakil Bupati Aceh Utara, Tarmizi akrab disapa Panyang membacakan sambutan Bupati bahwa pelantikan ini disebut sebagai langkah strategis yang telah melalui prosedur sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan serta mendapat izin dari BKN dan Kemendagri, sebagai bentuk komitmen terhadap transparansi dan profesionalisme birokrasi.

“Pelantikan ini juga menandai pengaktifan tiga Struktur Organisasi Tata Kerja (SOTK) baru berdasarkan Perbup Nomor 45 Tahun 2020, Perbup Nomor 40 Tahun 2021, dan Perbup Nomor 41 Tahun 2021. Hal ini menuntut adanya penyesuaian dan harmonisasi antar lembaga, khususnya dalam pengelolaan manajemen keuangan daerah,” kata Tarmizi.

Sementara itu, Ayahwa juga berpesan kepada para pejabat yang baru dilantik agar jabatan yang diemban dipahami sebagai amanah besar yang menuntut integritas, dedikasi, dan loyalitas tinggi. Para pejabat diminta menjadikan nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK sebagai pedoman utama, yakni berorientasi pada pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif.

Ayahwa menekankan pentingnya pelayanan publik berbasis elektronik dan mendorong penguatan koordinasi, disiplin kerja, serta peningkatan kompetensi. Terutama kepada pejabat fungsional di bidang pendidikan, kesehatan, pengawasan internal, dan layanan rumah sakit, yang dianggap sangat strategis dalam mendukung percepatan pembangunan daerah.

“Pengembangan karier ASN kini berbasis pada kompetensi, kinerja, dan kualifikasi. Birokrasi dituntut lebih lincah (agile), adaptif, dan responsif terhadap dinamika pembangunan nasional maupun daerah. Kita harus berani mengubah pola pikir dan memaksimalkan potensi dalam jabatan fungsional untuk memberi kontribusi nyata bagi kemajuan Aceh Utara,” kata Ayahwa.

Pelantikan itu, kata Ayahwa, bukan sekadar seremonial, melainkan titik tolak untuk memperkuat reformasi birokrasi dan menggerakkan semangat inovasi demi terwujudnya “Aceh Utara Bangkit”.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kajari Aceh Utara, Sekda, para Asisten, dan Kepala SKPK.

Berikut nama-nama pejabat yang dilantik:

1. Rizki Rasmana Hanafiah, S.IP., M.Si., dari Camat Nibong kini menjadi Camat Matangkuli.

2. Zulfikar, S.Sos., dari Camat Lapang menjadi Camat Nibong.

3. Muzakir, S.E., dari Sekcam Langkahan menjadi Camat Lapang.

4. T. Reza Ichwan, S.STP., M.A.P., dari Sekcam Lhoksukon menjadi Camat Langkahan.

5. Baktiar, S.E., dari Sekcam Tanah Luas menjadi Camat Tanah Luas.

6. Baktiar, S.Sos., dari Kepala Bidang Perindustrian pada Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Aceh Utara menjadi Camat Baktiya.

7. Julfar Abdar, S.STP., M.A.P., dari Sekcam Lapang menjadi Camat Pirak Timu.

8. Azhar, S.T., M.M., dari Camat Nisam Antara menjadi Camat Nisam.

9. Jatanizar, S.Ag., dari Sekcam Nisam Antara menjadi Camat Nisam Antara.

10. Mohammad Noval Andrian, S.STP., M.A.P., dari Sekcam Nisam menjadi Camat Paya Bakong.

11. Surya Phachta, S.STP., dari Camat Syamtalira Bayu menjadi Camat Syamtalira Aron.

12. Muslem, S.Sos., dari Kabag Humas Setdakab Aceh Utara menjadi Camat Syamtalira Bayu.

13. Munawir, S.STP., M.Si., dari Camat Muara Batu menjadi Camat Dewantara.

14. Abd. Rahman, S.Sos., dari Camat Baktiya Barat menjadi Camat Meurah Mulia.

15. Andre Prayuda, S.STP., M.A.P., dari Camat Meurah Mulia menjadi Camat Baktiya Barat.

16. Fadli, S.STP., MPA., dari Kepala Bagian Persidangan dan Perundang-Undangan pada Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat menjadi Camat Tanah Pasir.

17. Syahrul Nizam, S.STP., M.Si., dari Camat Paya Bakong menjadi Sekretaris Dinas Pendidikan Dayah Aceh Utara.

18. Abdullah, S.Pd., M.Si., dari Sekretaris Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata menjadi Sekretaris Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah.

19. Ramli Nasution, S.T., M.T., dari Kepala Bidang Penataan Ruang pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang menjadi Sekretaris Dinas PUPR.

20. Muhammad Taufieq, S.E., MSE., dari Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah menjadi Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.

21. Hamdani, S.Ag., M.Sos., dari Kepala Bagian Komunikasi, Informatika dan Persandian menjadi Sekretaris Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian.

22. Sri Kemala, S.T., M.S.M., dari Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan menjadi Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan.

23. Zulfitri, S.KM., M.Kes., dari jabatan Wakil Direktur Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Informasi pada Rumah Sakit Umum Cut Meutia menjadi Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Aceh Utara.

24. Doni Prabudi, S.STP., M.Si., dari Camat Nisam Kabupaten Aceh Utara menjadi Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah.

25. Nawafil Mahyudha, S.STP., dari Camat Dewantara menjadi Kepala Bagian Pemerintahan Sekretariat Daerah Aceh Utara.

26. Cut Elli Zuliani, S.E., MSM., dari Perencana Ahli Muda pada Bagian Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah menjadi Kepala Bagian Perencanaan dan Keuangan Setda Aceh Utara.

27. Zuriani, S.E., dari Analis Kebijakan Ahli Muda pada Bagian Perekonomian Setda menjadi Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setda Aceh Utara.

28. Abdurrahman, SKM., M.Si., dari Penelaah Teknis Kebijakan pada RSU Aceh Utara menjadi Wakil Direktur Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Informasi pada Rumah Sakit Umum Cut Meutia.

29. dr. Abdul Mukti dari Kepala Bidang Pelayanan Medis pada RSU Cut Meutia Aceh Utara menjadi Wakil Direktur Pelayanan dan Penunjang pada RSU Cut Meutia.

30. Wahyuddin, S.H., dari jabatan Kepala Bidang Pengelolaan Sampah pada Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan menjadi Kepala Sekretariat Majelis Permusyawaratan Ulama Kabupaten Aceh Utara.

31. Sabaruddin, S.Sos., M.A.P., dari Sekretaris Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah menjadi Kepala Sekretariat Majelis Pendidikan Daerah.

32. Muhammad Nasir, S.T., dari Pranata Hubungan Masyarakat Ahli Muda pada Bagian Hubungan Masyarakat menjadi Kepala Bidang Hubungan Masyarakat dan Komunikasi Publik pada Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian.

33. Iwan Masni, S.Kom., M.Kom., dari Analis Kebijakan Ahli Muda pada Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata menjadi Kabid Data Statistik dan Persandian pada Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian.

34. Nanda Imanda, S.T., dari Manggala Informatika Ahli Muda pada Bagian Komunikasi, Informatika dan Persandian menjadi Kabid Penyelenggaraan E-Government pada Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian.

35. Mansur, S.H., dari Kepala Bagian Pemerintahan Mukim dan Gampong Setda menjadi Kabid Pemerintahan Mukim dan Gampong pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga Berencana.

36. Yulizar, S.Sos., dari Kepala Bidang Kebudayaan pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menjadi Kabid Hubungan Industrial dan Persyaratan Kerja pada Dinas Penanaman Modal, Transmigrasi dan Tenaga Kerja.

37. Muhibuddin, S.Pd., dari Guru Ahli Muda pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menjadi Kabid Kebudayaan pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

38. Wardiani, S.Sos., dari Kepala Subbagian Penatausahaan dan Administrasi Keuangan pada Setda menjadi Kabid Akuntansi pada Badan Pengelolaan Keuangan Daerah.

39. Teuku Haviz, S.E., MSM., dari Analis Keuangan Pusat dan Daerah Ahli Muda pada Badan Pengelolaan Keuangan Daerah menjadi Kabid Anggaran pada Badan Pengelolaan Keuangan Daerah.

40. Muzakir, S.T., M.T., dari Penelaah Teknis Kebijakan pada Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman menjadi Kepala Bidang Tata Bangunan pada Dinas Perkim.

41. Mahfuz, S.T., M.T., dari Perencana Ahli Muda pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah kini menjadi Kepala Bidang Perumahan pada Dinas Perkim.

42. Mahdi, S.T., dari Penata Ruang Ahli Muda pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang kini menjadi Kepala Bidang Penataan Ruang pada Dinas PUPR.

43. M. Rizal, S.T., dari Teknik Pengairan Ahli Muda pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang menjadi Kepala Bidang Sumber Daya Air pada Dinas PUPR.

44. Aiful Fata, S.T., dari Perencana Ahli Muda pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah kini menjadi Kepala Bidang Pengelolaan Sampah pada Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan.

45. Ahmad Sobari, S.E., dari Perencana Ahli Muda pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah menjadi Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan pada Bappeda.

46. Arbiansah, SKM., MKM., dari Kepala Subbagian Kepegawaian pada RSU Cut Meutia menjadi Kepala Bidang Pelayanan Medis pada RSU Cut Meutia.

47. Ikbal, SKM., dari Penyuluh Kesehatan Masyarakat Ahli Madya pada RSU Cut Meutia menjadi Kepala Bidang Penunjang Medis pada RSU Cut Meutia.

48. Muhammad Nur Furqan, S.Sos., dari Penelaah Teknis Kebijakan pada Dinas Kelautan dan Perikanan menjadi Kepala Subbagian Kepegawaian pada RSU Cut Meutia.

49. Mardalina, S.Kom., dari Pengolah Data dan Informasi pada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia menjadi Kepala Subbagian Keuangan dan Perlengkapan pada BKPSDM.[]