BANDA ACEH – Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Bupati Bireuen, Saifannur, meninggal dunia di Rumah Sakit Siloam Dhirga Surya Medan, Ahad, 19 Januari 2020, pukul 21.10 WIB.
Kabar duka tersebut disampaikan Kabag Humas Setda Bireuen, Farid Maulana, melalui pesan singkat. “Semoga arwah beliau diterima di sisi Allah SWT dan husnul khatimah. Amin,” tulis Farid.
Jenazah Saifannur sedang dibawa pulang dari Medan ke Bireuen, Ahad malam, dan direncanakan akan dikebumikan di Gampong Paya Meuneng, Kecamatan Peusangan, Senin, 20 Januari 2020.
Sebelumnya, Bupati Saifannur dirawat di rumah sakit di Medan sejak beberapa hari lalu.
Kabar meninggalnya orang nomor wahid di Pemkab Bireuen itu juga beredar di sejumlah grup media sosial, Ahad malam. Berbagai kalangan pun menyampaikan belasungkawa atas berpulangnya Bupati Saifannur ke Rahmatullah.
Dikutip dari bireuenkab.go.id, Saifannur, lahir di Alue Krueb, 21 Agustus 1956. Istrinya bernama Hj. Fauziah H.M. Daud. Ia memiliki tiga anak, yakni Nelly Safrida, S.E., H. Ziaurrahman, S.T., dan Afdhalurrahman.
Adapun pengalaman pekerjaan Saifannur sebagai
Direktur Utama PT Cipta Karya Aceh sejak 1990 dan
Komisaris Utama PT Mutiara Aceh Lestari sejak tahun 2000. Saifannur pernah menjadi Keucik Gampong Paya Meuneng (1998-2012), Ketua Kosgoro Peusangan (2009-2013) dan Ketua Umum DPD II Partai Golkar Kabupaten Bireuen (2011-2020).[](*)



