LHOKSEUMAWE – Anggota DPRA dari Fraksi Partai Aceh Azhari Cage meminta masyarakat tidak panik dengan sikapnya yang menyatakan akan mengundurkan diri sebagai anggota DPR jika Mahkamah Konstitusi tidak mengakomodir UUPA dalam menyelesaiakan sengketa pilkada Aceh. Ia akan membuktikan ancamannya itu besok, Senin, 10 April 2017.
Saat ini, saya tidak mau berkomentar lebih jauh apa yang akan saya lakukan Senin besok, tapi pastinya saya akan buktikan ucapan saya ke media beberapa waktu lalu. Ini juga bukti bahwa tuntutan kita tidak main-main, kata Wakil Ketua Komisi I DPRA Bidang Hukum dan Pemerintahan Tersebut kepada portalsatu.com, Minggu, 9 April 2017.
Ia juga mengatakan, besok dirinya juga akan mengundang awak media untuk konferensi pers. Namun tempat dan waktu belum ditentukan oleh mantan kombatan GAM wilayah Pase tersebut.Kita lihat saja besok, lokasinya di mana dan jam berapa saya akan beri kabar, terangnya lagi.
Sedangkan terkait taruhan potong jari telunjuk, Cage mengatakan tidak bisa dilakukan karena sejumlah orang yang menantang dirinya tidak mau datang ke notaris. Hal itu juga akan dijelaskan kepada masyarakat pada Senin besok.
Ia menilai, putusan MK yang tidak menggunakan UUPA adalah bentuk pengingkaran Pusat terhadap perjanjian damai Aceh. Bahkan Pusat dinilai terkesan perlahan-lahan ingin menghapus kekhususan Aceh tersebut.[]


