Minggu, Juli 21, 2024

Tokoh Masyarakat Kota Sigli...

SIGLI - Para tokoh masyarakat dari 15 gampong dalam Kecamatan Kota Sigli menyatakan...

Tim Polres Aceh Utara...

LHOKSUKON – Kapolres Aceh Utara AKBP Nanang Indra Bakti, S.H., S.I.K., bersama jajarannya...

Pasar Malam di Tanah...

SIGLI - Kegiatan hiburan Pasar Malam yang digelar di tanah wakaf Tgk. Dianjong,...

Tutup Dashat, Kepala DPMPPKB...

ACEH UTARA – Kegiatan Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) yang dilaksanakan secara serentak...
BerandaCalon PA; Pasangan...

Calon PA; Pasangan ‘Harmonis’ dan Ganti Wakil

BANDA ACEH – Tahapan pendaftaran bakal pasangan calon gubernur-wakil gubernur, bupati-wakil bupati dan wali kota-wakil wali kota telah berakhir, 23 September 2016.

Dari puluhan bakal pasangan calon (paslon) bupati-wakil bupati dan wali kota-wakil wali kota se-Aceh yang telah mendaftar ke Komisi Independen Pemilihan, sebagian di antaranya diusung Partai Aceh (PA).

Di antara paslon dari PA, ada pasangan incumbent (petahana) duet “harmonis” atau bupati-wakil bupati (wabup) dan wali kota-wakil wali kota (wawalkot) yang menjabat saat ini diusung kembali. Ada pula posisi calon wakil/pendamping bupati dan wali kota diganti dengan wajah baru.

Berikut data dirangkum portalsatu tentang paslon diusung PA, pasangan “harmonis” dan petahana yang calon wakilnya wajah baru:  

Sarjani-Iriawan

PA mengusung kembali Bupati-Wabup Sarjani Abdullah-M. Iriawan untuk bertarung pada pilkada Pidie 2017. Kepastian berduet kembali dengan Iriawan disampaikan Sarjani sejak awal Maret 2016.

“Kami akan maju kembali sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati Pidie dalam pilkada 2017 dengan pasangan yang sama, yakni M. Iriawan, S.E. Mohon dukungan dari masyarakat Pidie,” kata Sarjani.

Pernyataan itu dilontarkan Sarjani dalam suatu acara di Gedung Olah Raga (GOR) Alun-Alun, Kota Sigli, 1 Maret 2016. Menurut Sarjani, ia memilih Iriawan sebagai calon wakilnya pada pilkada mendatang, karena ada kesamaan dalam menjalankan roda pemerintahan selama ini.

“Kami dengan Pak Iriawan sangat cocok dan sangat harmonis selama ini, sehingga dalam menjalankan program pemerintahan berjalan tanpa kendala. Untuk itu kami sudah siap maju kembali untuk periode kedua,” kata Sarjani kepada portalsatu.com usai acara itu.

(Baca: Maju Kembali, Sarjani Pilih Sosok Ini Untuk Pasangannya)

 

Rocky-Linud

PA mengusung kembali Bupati-Wabup Hasballah M. Thaib (Rocky)-Syahrul bin Syamaun (Linud) pada pilkada Aceh Timur 2017. Duet Rocky-Linud adalah pasangan petahana yang perdana dideklarasikan oleh PA.

Deklarasi pasangan “harmonis” ini digelar bersamaan dengan silaturahmi PA/KPA ban sigom Aceh saat memperingati maulid, di Lapangan Idi Sport Center (ISC), Idi Rayek, Aceh Timur, 29 Februari 2016.

“Mualem menyerahkan langsung surat dukungan dari KPA/PA Pusat kepada pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Aceh Timur periode 2017-2022 H. Hasballah Muhammad Thaib dan Tgk. Syahrul bin Syamaun, seraya Mualem memberikan slogan: ‘Atra sot, ureueng sot dan tudjuan sot, Insya Allah (pasangan semula, orang itu juga dan tujuan awal, Insya Allah)’,” demikian siaran pers diterima portalsatu.com saat itu.

(Baca: Duet Rocky-Linud Dideklarasikan, Mualem: Ata Sot…)

 

Toke Suum-Marzuki

PA mengusung kembali Wali Kota-Wawalkot Usman Abdullah (Toke Su'um)-Marzuki Hamid pada pilkada Langsa 2017. Keputusan itu disampaikan Ketua Umum PA Muzakir Manaf dalam pertemuan bersama jajaran PA/KPA Langsa, 25 Juli 2016.

Dalam pertemuan itu, Mualem menegaskan, untuk pilkada 2017, diberikan kepercayaan kembali kepada pasangan petahana. “Karena keberhasilan dan prestasi yang dicapai sangat menggembirakan untuk masyarakat Kota Langsa,” katanya.

Menurut Mualem, Marzuki Hamid diberi kepercayaan kembali sebagai calon wakil wali kota, karena Toke Su'um merasa sangat nyaman bekerja dengannya selama periode ini, dan untuk melanjutkan program ke depan yang lebih maju.

(Baca: Ini Dia Calon Wakil Toke Suum untuk Pilkada 2017)

Sebelumnya, Toke Su’um sempat mengeluarkan pernyataan yang “mengejutkan”. Dia menyatakan, “Saya tidak maju mencalonkan (diri) lagi sebagai Wali Kota Langsa pada pilkada 2017 mendatang”.

(Lihat: Dan, Toke Suum pun Mengeluarkan Jurus Leupie)

Pernyataan itu disampaikan Toke Su’um, 28 Februari 2016, menanggapi wacana PA Langsa yang bakal mengusung kader lain sebagai kandidat wali kota. “Jurus leupie” Toke Su’um akhirnya membuat PA Langsa mengusung kembali dirinya untuk pilkada 2017.

 

Cek Mad-Sidom Peng

Meski sempat diwarnai penolakan dari jajaran KPA di Pase, Ketua Umum PA Muzakir Manaf akhirnya memutuskan mengusung kembali Bupati Aceh Utara Muhammad Thaib (Cek Mad).

(Baca: Mualem: Kita Berikan Kesempatan Untuk Cek Mad Satu Periode Lagi)

Akan tetapi, calon wabup atau pendamping Cek Mad untuk pilkada 2017 bukanlah Muhammad Jamil, Wabup Aceh Utara saat ini. Menurut sejumlah sumber portalsatu.com, sudah menjadi rahasia umum bahwa Cek Mad-Muhammad Jamil bukanlah pasangan “harmonis”. Pasangan yang diusung PA dan meraih kemenangan pada pilkada 2012 itu disebut-sebut “pecah kongsi” saat berkuasa di pemerintahan Aceh Utara sampai saat ini.

PA kemudian memutuskan mengusung wajah baru untuk calon Wabup Aceh Utara. Pendamping Cek Mad kali ini ialah Fauzi Yusuf alias Sidom Peng. Ia merupakan Ketua Tim Pemenangan Cek Mad-Muhammad Jamil pada pilkada 2012. Sidom Peng juga mantan Keuangan Sagoe (1999-2002) dan Keuangan GAM Daerah III Tgk. Syiek Di Paya Bakong (2002-2011) yang kini menjabat Keuangan KPA Wilayah Pase sejak 2012.

(Baca: Mengapa Calon Wabup Aceh Utara Ini Dipanggil ‘Semut Uang?’)

 

Suaidi-Yusuf

PA juga mengusung kembali Wali Kota Lhokseumawe Suaidi Yahya. Sama seperti Sarjani dan Rocky, “tidak terdengar” suara penolakan dari internal PA terkait diusung kembali Suaidi.

Akan tetapi, sama seperti posisi pendamping Cek Mad, calon Wawalkot Lhokseumawe yang diusung PA juga diganti dengan wajah baru. Bedanya, menurut sumber-sumber portalsatu.com, sejak masa awal berkuasa sampai saat ini, “tidak pernah terdengar” gesekan antara Wali Kota Suaidi dengan wakilnya, Nazaruddin.

Meski Suaidi-Nazaruddin dikenal sebagai pasangan “harmonis”, namun sejak jauh hari lalu tidak terdengar keinginan dari Nazaruddin untuk maju kembali pada pilkada 2017. Tidak terdengar pula wacana di internal PA untuk mengusung kembali Nazaruddin sebagai calon wakil wali kota Lhokseumawe.

DPA PA memutuskan mengusung Yusuf Muhammad sebagai calon Wakil Wali Kota Lhokseumawe. Yusuf Muhammad yang berlatar belakang pengusaha, pernah menjadi anggota DPRK Lhokseumawe dari PA periode lalu.

Keputusan DPA mengusung Yusuf Muhammad ditolak oleh jajaran KPA Daerah I dan PA Kota Lhokseumawe. Akan tetapi, menjelang masa pendaftaran pasangan calon ke KIP sampai saat ini, suara penolakan tersebut tidak terdengar lagi.

(Baca juga: Tgk Ni Dampingi Cek Mad dan Suaidi Mendaftar ke KIP)[](idg)

Baca juga: