Senin, Juni 24, 2024

Atlet KONI Aceh Rebut...

BANDA ACEH - Prestasi mengesankan ditoreh atlet binaan KONI Aceh yang dipersiapkan untuk...

Realisasi Pendapatan Asli Aceh...

BANDA ACEH - Realisasi Pendapatan Asli Aceh (PAA) tahun 2019-2023 melampaui target. Akan...

Judi Online: Antara Frustasi...

Oleh: Muhammad Syahrial Razali Ibrahim, Dosen Fakultas Syariah IAIN LhokseumawePemberitaan judi online akhir-akhir...

Hujan dan Angin Kencang,...

ACEH UTARA - Dua rumah di Dusun Dua Lampoh U, Keude Pantonlabu, Kecamatan...
BerandaCari Angin, Penumpang...

Cari Angin, Penumpang Buka Pintu Darurat Pesawat

Penerbangan sebuah pesawat milik maskapai China Southern yang akan melalui rute dari Chengdu menuju Urumqi di Tiongkok harus tertunda selama lebih dari satu jam. Ini lantaran pintu darurat pesawat tersebut terbuka tiba-tiba

Para petugas bandara segera memeriksa pesawat dan mencari tahu apa yang terjadi. Mereka hanya menemukan seorang pria duduk di bangku penumpang sambil memegang tuas pembuka pintu.

Dilansir Chengdu Business Daily, penumpang yang merupakan seorang pria mengaku bosan menunggu pesawat akan lepas landas. Dia lalu memegang tuas pintu darurat dan berpikir untuk keluar sejenak mencari angin.

Insiden ini kerap terjadi di Tiongkok. Pada Desember 2014, seorang penumpang Xiamen Airlines yang terbang dari Hangzhou menuju Chengdu membuka pintu darurat untuk cari angin.

Hal itu membuat penumpang lain segera meninggalkan pesawat begitu mendarat karena mengira dalam keadaan darurat. Hal itu menyebabkan kerusakan pesawat dengan nilai kerusakan mencapai 100.000 yuan, setara Rp200 juta.

Kemudian pada Januari 2015, dua penumpang ditahan lantaran membuka tiga pintu darurat secara terpisah dari dalam saat pesawat tengah menunggu giliran lepas landas di Bandara Kunming. Lalu pada Maret, seorang pria ditahan setelah memegang tuas pintu darurat dan mengiranya sebagai pegangan.

Secara keseluruha, terjadi sekitar 15 kasus pintu darurat pesawat terbuka dengan alasan sepele di Tiongkok dalam satu tahun, menurut data Asosiasi Penerbangan Sipil Tiongkok. Untuk mencegah masalah ini terulang kembali, pihak maskapai penerbangan domestik diminta bekerjasama dengan otoritas bandara.[] Sumber: shanghaiist.com, dream.co.id

Baca juga: