SIGLI – Merespon keluhan masyarakat pasca banjir yang melanda Kabupaten Pidie, Kepala Bappeda Kabupaten Pidie, Muhammad Adam, bertemu Kasubbid Darurat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat, Gatot Satria, di Jakarta, Selasa 8 Februari 2016.
Dalam pertemuan tersebut juga hadir Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)Kabupaten Pidie, Apriadi, selaku penanggung jawab dalam penanggulangan bencana daerah.
Menurut Apriadi, pemerintah terus berupaya untuk menanggulangi permasalahan rakyat pasca banjir menjadi prioritas utama yang perlu dilaksanakan. Kita carikan segera dana darurat dari pusat, kata Apriadi kepada portalsatu.com, Kamis, 10 Februari 2016.
Kita ajukan proposal untuk penanggulangan kerusakan akibat banjir sebesar Rp 23 M. Permohonan itu sudah diterima Pak Gatot Satria, kata Kaban.
Selanjutnya, pihak BNPB, imbuh Apriadi, akan menurunkan tim verifikasi ke daerah guna melihat kondisi lapangan sesuai permohonan. Setelah dilakukan pengecekan tim, baru ditentukan bantuan prioritas yang akan dibantu.
Mudah-mudahan, permohonan kita dapat terealisasi, sehingga kebutuhan seperti jembatan yang rusak akibat banjir dapat kembali dibangun, harap Kepala BPBD Pidie.[](tyb)


