ACEH UTARA – Bupati Aceh Utara, Muhammad Thaib alias Cek Mad, meminta Perusahaan Daerah Pase Energi (PDPE) mencari mitra kerja untuk menjalankan usaha bidang energi yang dapat menghasilkan pendapatan asli daerah (PAD).
“Jangan hanya dilantik-dilantik tapi tidak ada kontribusi terhadap masyarakat dan daerah khususnya Aceh Utara,” ujar Cek Mad kepada para wartawan usai melantik Azman Hasballah sebagai Direktur Utama PDPE periode 2019-2022, di Aula Sekretariat Kabupaten Aceh Utara, Rabu, 18 September 2019.
Cek Mad menambahkan, “Kita berharap ada dukungan dari mitra kerja PDPE untuk diberikan agar investasi di Aceh Utara bisa nyaman. Sekarang tidak diberikan lagi dana subsidi dari APBK Aceh Utara untuk PDPE, silakan cari sendiri sumbernya dan terserah ingin mencari di mana”.
Sebelumnya, dalam pidatonya usai melantik Azman Hasballah, Cek Mad juga mengingatkan ‘bos’ baru PDPE itu jangan menggerogoti APBD (APBK) Aceh Utara.
“Saya harapkan kepada direktur (PD) Pase Energi yang baru agar tidak menumpang ataupun hanya mencari uang daerah. Setelah saya lantik, silakan cari sendiri gaji dan yang lainnya, tidak ada dari APBD. BUMD termasuk PD Pase Energi jangan menggerogoti APBD,” kata Cek Mad.
Cek Mad menjelaskan, Azman Hasballah ditetapkan sebagai Dirut PDPE setelah melewati proses seleksi oleh panitia dibentuk Pemkab Aceh Utara hingga uji kelayakan dan kepatutan di DPRK. “Azman terpilih sebagai direktur karena di sini dulu beliau menjabat wakil direktur dan keuangan,” ujarnya.
“Saya mengharapkan sebelum ada income, jangan dulu dibesarkan strukturnya (PDPE). Jangan (diangkat) direktur keuangan. Nanti bengkak dengan direktur, digerogoti APBD. Dicari dulu (pengisian jabatan) yang tidak menggerogoti anggaran,” tegas Cek Mad.[]



