Tri Ayu Andani Nasution (23 tahun), bersama Rizka Nurlina Damanik, menulis buku berjudul 'Mahasiswa Wajib Baca! Buku Sakti Penembus Beasiswa'.
Ayu, panggilan akbrabnya, menjelaskan proses penulisan hingga terbit menjadi sebuah buku merupakan hal mudah bila dilakukan dengan target dan fokus. Gadis berdarah Mandailing ini mampu menggaet penerbit nasional sehingga menampung bukunya untuk diterbitkan.
“Alhamdulillah, rasanya senang sekali karya buku ini terbit. Memang proses penulisannya enggak terlalu lama, proses menerbitkannya kira-kira setengah bulan,” kata Ayu saat dihubungi portalsatu.com/, Minggu, 27 September 2020.
Ayu berkisah, motivasinya menulis adalah untuk bermanfaat bagi orang lain. Ayu memiliki hobi menulis sejak mengenyam pendidikan Sekolah Dasar (SD). Awalnya, Ayu paling suka jika diberikan tugas mengarang dalam pelajaran Bahasa Indonesia.
Menurut Ayu, menulis adalah menjejak manfaat. Jadi, apa yang ia tulis akan jadi jejak untuk dirinya sendiri sampai kapanpun, dan tulisan itu sedikitnya bisa memberikan manfaat atau dampak untuk orang-orang yang membacanya.
“Karena menulis sudah jadi wadah buat aku dalam situasi apapun. Bahkan saat sedih atau stres sekalipun aku merasa senang bisa melepaskannya lewat tulisan,” ungkapnya.
Alasan Ayu menulis buku “Mahasiswa Wajib Baca! Buku Sakti Penembus Beasiswa,” berangkat dari pengalaman pribadinya menjadi salah satu penerima beasiswa Bank Indonesia. Dari situ, ia banyak mendapatkan pertanyaan dari kerabatnya tentang tips dan trik untuk meraih beasiswa. Berdasarkan pengalaman, ia menumpahkan semuanya dalam sebuah buku.
“Jadi, aku berpikir lebih baik menuangkan pengalaman dan tips-tips tadi ke dalam bentuk buku. Biar semua junior dan semua kandidat mahasiswa yang mau nyoba beasiswa juga bisa tahu lewat buku ini,” tuturnya.
Ayu menjelaskan buku itu secara umum berisi motivasi untuk para pemburu beasiswa. Selain itu, ada tips sukses membuat curriculum vitae (CV), motivation letter, dan sukses wawancara beasiswa, lalu tips siap dalam menghadapi focus group discussion (FGD).
“Ada satu bonus yaitu tips lolos beasiswa Bank Indonesia,” ucapnya.
Dalam proses penulisan buku tersebut, lantaran ada dua penulis yakni, Rizka Nurlina Damanik, maka Ayu dan temannya mengadakan diskusi untuk menentukan ide dan judul yang akan dibubuhkan pada buku mereka.
“Kami masing-masing mengajukan saran judul. Nah, dari situ kami sama-sama milih kira-kira judul mana yang paling cocok. Kami sepakat dan akhirnya, judul yang dipakai itu yang seperti judul pada buku,” ujarnya.
Ayu menjelaskan tantangan terbesar saat menulis adalah, kerap stuck di tengah jalan. Di samping itu juga harus mengulang ingatan, dan mencari data serta referensi akurat.
“Kesulitannya kita harus mengumpulkan data dan membongkar kembali ingatan. Sehingga, buku ini tak hanya dibaca-baca saja tapi juga harus bisa memberi motivasi dan inspirasi untuk pembaca,” paparnya.
Bagi Ayu, ini bukan karya perdana yang sudah dibukukan. Sebelumnya ia pernah menulis beberapa buku. Buku Komunikator Wasiat Alam (2018) dan terbit kembali di (2020) sebagai edisi revisi. Ada juga karya antologi yang telah dibukukan. “Buku ini sebagai buku solo, berisi kumpulan puisi tentang pesan-pesan alam terhadap manusia. Intinya, kecintaan terhadap alam semesta,” katanya.
Ayu berharap bagi penulis pemula, semoga buku-buku yang ia tulis ini bisa memancing semangat untuk berkarya dan semakin banyak muncul penulis-penulis lainnya. Di samping itu menulis juga sebagai media kampanye literasi bagi masyarakat.
“Aku percaya semua yang menjadi penulis hebat berawal dari proses panjang walaupun rasanya terasa sangat lambat,” ujarnya.
Dalam buku tersebut, Ayu juga berpesan kepada para pemburu beasiswa harus punya persiapan yang sangat matang. Semua bisa berkesempatan meraih beasiswa asalkan tahu cara mempersiapkannya. Tentu ada cara, tips, dan trik serta usaha dari segalanya.
“Di buku ini, ada banyak motivasi dan semangat yang diberikan. Lewat buku ini pula calon pemburu beasiswa bisa tahu bagaimana caranya menjadi pemenang beasiswa,” pungkasnya.
Buku setebal 170 halaman diterbitkan EJ Books itu diharapkan mampu menjadi referensi dan motivasi bagi anak muda untuk terus semangat meraih beasiswa.
Buku 'Mahasiswa Wajib Baca! Buku Sakti Penembus Beasiswa' dijual dengan harga Rp85.000. Info pemesanan bisa melalui Tri Ayu Andani Nasution, WA: 082364710015 atau Rizka Nurlina Nasution, WA: 082277828245.[]







