SUKA MAKMUE Razimah, 55 tahun, warga Gampong Cot Mee, Kecamatan Tadu Raya, Nagan Raya, dilaporkan menjadi korban percobaan penculikan oleh orang tidak dikenal (OTK), Kamis, 20 April 2017, malam. Didampingi LBH Banda Aceh Pos Meulaboh, Razimah melaporkan kasus itu ke Polres Nagan Raya, Jumat, 21 April 2017.
Razimah merupakan adik dari ibu kandung Abdul Manan, Keuchik Cot Mee. Sebelumnya, Abdul Manan diteror OTK sejak 15 April 2017 lalu. Selain diteror ia juga dimintai sejumlah uang agar ditransfer ke nomor rekening di salah satu bank.
Razimah mengatakan, rumahnya didatangi dua OTK, Kamis, sekitar pukul 19.39 WIB. Saat itu, ia baru keluar dari kamar mandi. Tiba-tiba OTK tersebut langsung menyekap korban. Wate lon tubit dari WC, lon langsong disekap dengan cara itop abah dan jaroe dimat, ujar Razimah ditemui portalsatu.com, di Polres Nagan Raya, Jumat siang.
Saat disekap, kata Razimah, OTK itu membisikan kata-kata bernada ancaman. Ipeugah, hana kuteume Pak Keuchik, adek mak Pak Keuchik kucok cit, katanya.
Dua OTK tersebut kemudian membawa Razimah sejauh 40 meter dari rumahnya. Lon ditop mata ngen lakban, abah lon diculok amplop. Lon na cit diseumpom teulinteung bak tanoh. Lon baro lheh wate na aneuk muda dideungo lon klik (mata saya ditutup dengan isolasi hitam, mulut saya disumpal dengan amplop. Saya juga dijatuhkan terlentang ke tanah. Saya baru dilepas setelah para anak muda mendengar tangisan saya), katanya.
Dua OTK itu kemudian melarikan diri. Akibat mendapat perlakuan kasar, Razimah mengalami sakit di beberapa bagian tubuhnya.
Diberitakan sebelumnya, Keuchik Cot Mee Abdul Manan diteror OTK sejak 15 April 2017 lalu. Selain diteror ia juga dimintai sejumlah uang agar ditransfer ke nomor rekening di salah satu bank.
Permintaan transferan tersebut juga disertakan dengan ancaman yang dilakukan OTK. Bukan saya saja, bendahara gampông juga diteror dan dimintakan untuk dikirimkan pulsa sebesar 200 ribu rupiah, kata Abdul Manan kepada portalsatu.com, 20 April 2017. (Baca: Geuchik Cot Mee Abdul Manan Diteror)[]


