JAKARTA – Pemerintah memutuskan akan menerima calon pegawai negeri sipil (CPNS) sebanyak 238.015 orang pada seleksi tahun 2018. Mayoritas CPNS akan diberikan untuk instansi daerah.
Dalam salinan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) disebutkan pemerintah akan mengalokasikan 51.271 formasi untuk instansi pusat. Sementara, instansi daerah akan mendapat sebanyak 186.744 formasi.
Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik (Humas) Kementerian PANRB, Mudzakir, membenarkan jumlah formasi yang akan dibuka sebanyak 238.015. Namun, dia belum memberikan informasi kapan waktu pendaftaran dibuka.
“Nanti diumumkan,” ujar Mudzakir saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu, 5 September 2018.
Pemerintah menetapkan zero growth pada penerimaan CPNS tahun ini. Dalam arti, formasi yang akan dibuka tepat jumlah dengan yang keluar. “Penetapan kebutuhan secara nasional tahun 2018 yaitu zero growth,” tulis Permen PANRB ditandatangani Menteri Syafruddin tersebut.
Sebelumnya, Seleksi Penerimaan CPNS 2018 tinggal menunggu waktu. Saat ini, Badan Kepegawaian Negara (BKN) tinggal menunggu formasi dari Kementerian PANRB.
Kepala Bagian Hubungan Media dan Pengaduan Masyarakat BKN, Yudhantoro Bayu W., mengatakan, kini BKN sudah mengantongi 134 titik lokasi untuk kepentingan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS 2018. Titik lokasi ini bertambah sebanyak 44 titik dari yang sebelumnya berjumlah 90 titik.
“Ini semata-mata supaya memberikan akses kemudahan bagi para pelamar. Karena jumlah pelamar kan semakin banyak, maka fasilitas komputer yang harus disiapkan juga semakin banyak. Jadi bertambahnya lokasi ini upaya kami permudah peserta ke tempat ujianya,” ujarnya.[] Sumber: merdeka.com



