LHOKSEUMAWE – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksikan selama dua hari ke depan mulai dari wilayah perairan Aceh Timur hingga Sabang dilanda angin kencang disertai hujan dan petir.
Prakirawan BMKG Lhokseumawe, Kharendra Muiz, mengatakan, gelombang laut di wilayah perairan Aceh Utara 0,3 hingga 1,2 meter. “Cukup berbahaya bagi kapal-kapal kecil tradisional yang digunakan para nelayan. Bagi masyarakat yang menghabiskan liburan bersama keluarga di pantai agar berhati-hati,” kata Kharendra Muiz, kepada portalsatu.com, Senin, 18 Juni 2018, pagi.
Hasil pantauan satelit, kata Kharendra, adanya pertemuan massa udara di atas perairan Aceh bagian utara, dan ditambah kelembaban udara lapisan atas yang cenderung tinggi sehingga mengakibatkan kondisi udara menjadi tidak stabil.
Menurutnya, kondisi itu berpotensi menyebabkan hujan sedang yang dapat disertai angin kencang. Cuaca ekstrem itu terjadi mulai dari wilayah Aceh Timur hingga Sabang, dan diprediksikan bertahan hingga dua hari ke depan.
“Angin kencang yang lumayan tinggi di sepanjang pesisir Bireuen sampai Sabang. Untuk itu, kita berharap kepada masyarakat tetap waspada, terlebih bagi wisatawan yang berliburan ke Sabang, karena gelombang laut cukup tinggi maksimum sampai 4 meter,” ungkap Kharendra.
Kharendra berharap kepada masyarakat yang masih bersilaturahmi ke tempat sanak saudaranya, jika tiba-tiba terjadi angin kencang maupun hujan disertai petir saat diperjalanan, maka segera berteduh di lokasi yang aman dan jangan berlindung di bawah pepohonan karena cukup berbahaya bagi keselamatan ketika cuaca ekstrem seperti itu.[]


