LHOKSEUMAWE – Danrem 011/ Lilawangsa, mengatakan dalam menghadapi era globalisasi pastinya generasi muda seperti mahasiswa baru harus siap menghadapi segala bentuk ancaman nyata.

Hal tersebut disampaikan Komandan Korem (Danrem) 011/Lilawangsa, Kolonel Inf Dedy Agus Purwanto, SH, melalui Kepala Seksi Teritorial  (Kasiter) Korem 011/Lilawangsa, Mayor Inf Yogi Bahtiar, saat mengisi materi wawasan kebangsaan dihadapan 3.514 para  Mahasiswa Baru (Maba)dalam acara Pengenalan Mahasiswa Baru, di Kampus Universitas Malikussaleh  (Unimal), Lhokseumawe, Selasa 23 Agustus 2016.

Mayor Yogi menambahkan,kepada seluruh mahasiswabaru, agar membentuk karakter diri mulai sekarang. Menurut Yogi, ke depan yang akan menjadi pemimpin di negeri Indonesia ini adalah mereka para mahasiswa, generasi yang akan menjaga dan mempertahankan NKRI.

Yogi menyebutkan untuk memenuhi hal tesebut perlu memahami dan menekuni semua pembelajaran di kampus dan jangan hanya mengambil gelar atau titel semata, jadilah generasi muda yang dapat dijadikan sebagai contoh bagi masyarakat, mampu berpikir, mampu memberikan solusi, serta  mahasiswa yang mempunyai wawasan yang luas.

“Jangan lengah, karena kelengahan itu adalah kelemahan, dan kelemahan itu adalah kekalahan, serta kekalahan adalah penderitaan. sehingga kita akan hancur,” sebut Kasiter Yogi.

Yogi meminta kepada mahasiswa untuk pedomani bahwa Idiologi Indonesiayaitu Pancasila, karena pada Pancasila telah di atur cara kehidupan beragama, cara bersosialisasi, cara bernegara,  cara berdemokrasi dan pastinya keadilan bagi seluruh Rakyat Indonesia. “Untuk itu kita harus berpegang teguh pada Pancasila,” sebut Yogi.

“Generasi muda kita dalam ancaman krisis moral, yangdipengaruhi oleh narkoba, adu domba sesama, serta paham-paham radikal dan komunissedang mencuat. Hal inilah yang perlu kita awasi agarpihak ketiga yang tujuannyauntuk menghancurkan Negara Indonesia dan merebutnya itu tidak bisa,” kat Yogi.

Saat ini, Yogi juga menjelaskan TNI yang ada diwilayah Kodam Iskandar Muda, khususnya di jajaran Korem 011/Lilawangsa, bersama masyarakat provinsi Aceh terus berupaya dalam meningkatkan ketahanan pangan melalui pendampingan terhadap petani dengan bekerjasamadengan dinas pertanian untuk membangun swasembada pangan.[]