Selasa, Juni 25, 2024

Yayasan HAkA Minta APH...

BANDA ACEH - Berdasarkan pemantauan yang dilakukan Yayasan Hutan Alam dan Lingkungan Aceh...

HUT Ke-50, Pemkab Agara-Bulog...

KUTACANE - Momentum HUT Ke-50, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Tenggara bekerja sama dengan...

Pemilik Gading Gajah Super...

BLANGKEJEREN - Satreskrim Polres Kabupaten Gayo Lues berhasil mengungkap kasus kepemilikan dua gading...

YARA Minta Polisi Transparan...

ACEH UTARA - Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) mendesak kepolisian serius menangani kasus...
BerandaBerita AcehDanrem Lilawangsa Bangun...

Danrem Lilawangsa Bangun Sumur Bor untuk Puluhan Dayah

LHOKSEUMAWE – Komandan Korem (Danrem) 011/Lilawangsa, Kolonel Inf Ali Imran, didampingi Dandim 0103/Aceh Utara, Letkol Kav Makhyar, meninjau pembangunan sarana air bersih di Dayah Darul Ulum Al-Munawwarah, Desa Lhok Mon Puteh, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, Senin, 27 Mei 2024. Dayah itu dipimpin Tgk. H. Abubakar Ismail (Abati).

Danrem Ali Imran menargetkan pembangunan sebanyak 40 sumur bor sebagai sarana air bersih di 40 pesantren/dayah dalam wilayah kerja Korem Lilawangsa. Ini untuk melanjutkan program Kasad, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, melalui TNI AD manunggal air membantu mengatasi kesulitan rakyat.

“Hari ini (Senin, 27/5), kami memulai titik pengeboran air untuk kebutuhan santri di Dayah Abati. Kebetulan saat silaturahmi ke sini, disampaikan ada keluhan air bersih untuk seribuan santri,” ujar Danrem.

Menurut lulusan Akmil tahun 2000 dari Korps Baret Merah itu, sesuai program Kasad, Korem Lilawangsa dan Kodim Aceh Utara berkolaborasi dengan BPMA membantu pengeboran titik-titik air yang ada di wilayah Korem Lilawangsa.

“Setelah pengeboran air di Dayah Abati berhasil, kita lanjutkan pengeboran air di Pesantren Abu Hasballah Keutapang, Nisam, Aceh Utara. Kita mencanangkan 40 titik air bersih ini bisa tercapai,” tutur Danrem.

Putra Bireuen itu menyebut air bersih ini bukan hanya untuk santri, tetapi bisa juga dimanfaatkan masyarakat sekitar pesantren/dayah.

“Tadi saya juga melihat di bak penampungan, airnya kuning, jadi kalau santri dan teungku-teungku mencuci baju putih jadi kuning. Diharapkan dengan adanya air bersih, ke depan selain untuk menjaga kesehatan, juga untuk menjaga kebersihan santri lebih terjamin, khusuk untuk beribadah dan belajar. Sebab, sesuai dalam Islam, kebersihan itu (sebagian) daripada Iman,” pungkas Danrem Ali Imran.

Sementara itu, Pimpinan Dayah Darul Ulum Al-Munawwarah, yang juga Ketua MPU Kota Lhokseumawe, Tgk. H. Abubakar Ismail (Abati), mengucapkan terima kasih kepada Kasad melalui Danrem dan Dandim serta semua pihak terkait. “Kami sangat bersyukur kepada Allah SWT, atas perhatian Bapak Kasad yang telah memberikan bantuan sumur bor kepada kami,” ujarnya.

“Ini sangat kami butuhkan, selama 26 tahun kebutuhan air bersih belum terpenuhi. Mudah-mudahan dengan adanya bantuan ini dapat bermanfaat bagi santri dan masyarakat di sekitar Dayah Darul Ulum Al Munawwarah yang telah lama mengharapkan bantuan air bersih untuk digunakan pada saat beribadah dan keperluan lainnya,” tutur Abati.[](ril)

Baca juga: