Senin, Juli 22, 2024

Tokoh Masyarakat Kota Sigli...

SIGLI - Para tokoh masyarakat dari 15 gampong dalam Kecamatan Kota Sigli menyatakan...

Tim Polres Aceh Utara...

LHOKSUKON – Kapolres Aceh Utara AKBP Nanang Indra Bakti, S.H., S.I.K., bersama jajarannya...

Pasar Malam di Tanah...

SIGLI - Kegiatan hiburan Pasar Malam yang digelar di tanah wakaf Tgk. Dianjong,...

Tutup Dashat, Kepala DPMPPKB...

ACEH UTARA – Kegiatan Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) yang dilaksanakan secara serentak...
BerandaNewsDarah 20.735 Kantong...

Darah 20.735 Kantong Terkumpul dari ASN Pemerintah Aceh Sejak 2020

BANDA ACEH – Hasil donor darah Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Aceh sejak Mei 2020 hingga pertengahan Februari 2022 ini terkumpul darah 20.735 kantong.

Khusus sejak Januari 2022 hingga Februari ini sudah terkumpul darah 500 kantong, kata Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Aceh, Muhammad Iswanto, Senin, 14 Februari 2022.

Iswanto melaporkan hari ini kegiatan donor darah Pemerintah Aceh berlangsung di Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) dan Dinas Ketenagakerjaan dan Mobilitas Penduduk (Disnakermobduk).

Dalam kegiatan di dua kantor tersebut terkumpul darah 134 kantong. Sementara itu, satu orang ASN dari Biro Perekonomian Setda Aceh mendonorkan darah secara mandiri ke Kantor PMI Banda Aceh.

“Alhamdulillah hari ini ada 135 orang ASN Pemerintah Aceh yang mendonorkan darah, kegiatan ini akan terus berlanjut,” kata Iswanto.

Iswanto menyebut Gubernur dan Sekda Aceh merupakan pendonor darah rutin di PMI Kota Banda Aceh.

Ia berharap kegiatan donor darah itu juga dapat diikuti ASN di bawah kewenangan pemerintah kabupaten/kota.

Iswanto menjelaskan, ada begitu banyak masyarakat yang membutuhkan darah. Bahkan sebagian orang hidupnya tergantung pada donor darah orang lain, seperti pasien thalassemia.

Pasien thalassemia adalah mereka yang membutuhkan darah rutin, bahkan harus mendapatkan transfusi darah seumur hidup. Secara ilmu pengetahuan penyakit ini memang bisa dihindari, yaitu dengan tidak menikah antarsesama penderita. Caranya adalah dengan terlebih dahulu melakukan skrining sebelum menikah.

“Donor darah ini selain mendapatkan pahala karena membantu sesama, kita juga memiliki badan yang sehat, ” ujar Iswanto.[](ril)

Baca juga: